batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karimun menggandeng badan usaha milik daerah (BUMD) dan pihak swasta untuk menyiapkan Zona Selamat Sekolah (ZOSS).
Langkah ini diambil untuk meningkatkan keselamatan pelajar, sekaligus menjawab keterbatasan anggaran daerah.
Kepala Dishub Karimun, Tohap Siahaan, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi solusi agar program ZOSS tetap berjalan.
Baca Juga: Kopi Bukan Obat Lelah, Hanya Menunda Rasa Letih
“Kami gandeng BUMD dan swasta karena keterbatasan anggaran. ZOSS penting untuk mendukung Karimun sebagai kabupaten layak anak,” ujarnya, Rabu (6/6).
Ia menyebut, BUMD seperti BUP dan Perusda, serta pihak swasta seperti diler kendaraan bermotor, akan dilibatkan dalam penyediaan fasilitas tersebut.
Saat ini, baru empat sekolah di Pulau Karimun yang memiliki ZOSS, yakni SDN 004 Karimun, SMAN 1 Karimun, SDN 004 Tebing, dan SDN 003 Meral.
Ke depan, Dishub menargetkan penambahan delapan titik ZOSS melalui kolaborasi tersebut.
Baca Juga: Disdik Kepri Siapkan Rasionalisasi, 180 Guru dan TU Dipindahkan
“Toh bukan hanya zebra cross, tapi juga rambu dan marka jalan di sekitar sekolah, terutama yang berada di jalur ramai,” jelasnya.
Dengan adanya ZOSS, pengendara diharapkan lebih waspada saat melintas di kawasan sekolah, sehingga dapat menekan risiko kecelakaan.
“Harapannya, anak-anak lebih aman saat berangkat dan pulang sekolah, dan orang tua juga merasa tenang,” tutupnya. (*)
Editor : M Tahang