Batampos - Tim gabungan dari Polsek Tanjungbalai Karimun, Satpol PP, Dinas Sosial dan Kecamatan Karimun turun ke lapangan untuk melakukan penertiban terhadap anak jalanan (Anjal), pengemis dan ODGJ, Rabu (24/6/2026).
Sasaran dilakukan di beberapa ruas jalan. Seperti di kawasan money changer, Jalan Trikora, Pasar Puan Maimun, Jalan Nusantara, Jalan Setia Budi dan Jalan A Yani, Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun.
Kapolsek Tanjungbalai Karimun, AKP Bakri mengatakan, sudah banyak laporan masyarakat yang disampaikan kepada pihaknya, sehingga melalui sinergitas antar instansi terkait pihaknya turun bersama melakukan penertiban.
Baca Juga: Kepala Sekolah Djuwita Perkarakan 7 Media Online, LSM, dan Akun Medsos Atas Tuduhan Ijazah Palsu
''Kami mulai bergerak pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Hasilnya diamankan 2 orang pengemis, 3 orang Anjal dan aatunorang ODGJ. Penertiban yang kami lakukan tidak lain bertujuan untuk aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Mereka yang terjaring dikembalikan ke pihak keluarga setelah mendapatkan pengarahan,'' ujarnya.
Termasuk juga, tambah Kapolsek, anak-anak yang menyalahgunakan zat adiktif seperti lem. Kemudian gelandangan, anak terlantar dan orang yang rentan terhadap dampak sosial. Melalui kegiatan ini juga, tim memberikan pembinaan, edukasi dan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan perbuatan yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.
''Anjal, pengemis dan ODGJ yang terjaring dalam penertiban diserahkan kepada Dinas Sosial. Sesuai dengan Tupoksi untuk melakukan pendataan, pembinaan dan termasuk mengambil tindakan rehabilitasi. Khususnya, terhadap ODGJ yang sudah parah kondisi gangguan kejiawannya. Dengan demikian, dapat terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tanjungbalai Karimun melalui upaya pencegahan dan penanganan secara terpadu,'' paparnya.
Baca Juga: Sepekan MBG Dihentikan, Orangtua dan Para Siswa di Pesisir Tambelan Terdampak
Kepala Dinas Sosial, Rachmadi secara terpisah menyebutkan, pihaknya akan melakukan pendataan dan juga memanggil pihak keluarga agar dapat diberikan edukasi. ''Pihak keluarga akan diberikan pemahaman dan edukasi. Kemudian, dapat bersama-sama menjaga kondisi ketertiban umum tetap aman dan nyaman,'' terangnya.
Camat Karimun, Erwari Syahwaluddin menyebutkan, laporan dari masyarakat secara langsung dan tidak langsung memang sering diterimanya, terkait Anjal dan pengemis.
''Tentunya, masalah sosial ini menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya tugas dari pihak pemerintah dan aparat. Tapi, untuk menertibkan juga perlu peran keluarga. Sehingga, situasi wilayah Kecamatan Karimun tetap kondusif dan nyaman,'' pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak