Batampos- Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengundang jajaran PT PLN (Persero) guna membahas percepatan pemulihan sistem kelistrikan pascapemadaman total beberapa waktu lalu. Pertemuan itu berlangsung di rumah dinas bupati. Dihadiri Forkominda, Jumat (24/7/2026).
Dari pihak PLN hadir Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjungpinang, Rully Agus Widanarto, serta Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan. Pertemuan juga dihadiri Kapolres Karimun, Dandim 0317/TBK, dan Danlanal Tanjungbalai Karimun.
Iskandarsyah mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan memperoleh penjelasan langsung dari PLN sekaligus memastikan upaya pemulihan listrik berjalan maksimal.
Baca Juga: Hari Bakti TNI AU ke-79, Lanud Hang Nadim Salurkan Sembako untuk Warga Pantai Camar Nongsa
“Pemerintah daerah bersama Forkopimda akan terus mengawasi dan memantau perkembangan listrik pascapadam total akibat gangguan yang tidak diinginkan. Kita ingin persoalan listrik ini segera selesai sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” ujarnya.
Menurutnya, normalnya pasokan listrik sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan memulihkan roda perekonomian.
"Listrik merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap berbagai sektor, mulai dari rumah tangga hingga dunia usaha di Karimun ini," ujar Iskandarsyah.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Wisatawan Malaysia, Disbudpar: Ini Mencederai Citra Pariwisata Batam
Sementara itu, Manajer UP3 PLN Tanjungpinang, Rully Agus Widanarto, mengatakan secara teknis gangguan utama pada sistem kelistrikan Karimun telah berhasil diatasi. Namun, dua unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bukit Carok masih belum dapat dioperasikan.
"Sehingga pada malam hari masih terjadi defisit daya yang berpotensi menyebabkan pemadaman di beberapa wilayah Karimun," ujarnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak