Wabup Karimun Tinjau Wilayah 3T Selat Mie, Perbaikan Sekolah hingga Jalan Masuk Prioritas

Sandi Pramosinto • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 06:04 WIB

Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole meninjau kondisi jalan, jembatan, sumber air bersih, serta SD dan SMP Satu Atap di Desa Selat Mie, Kecamatan Sugie Besar, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah 3T. Foto: Diskominfo Kabupaten Karimun
Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole meninjau kondisi jalan, jembatan, sumber air bersih, serta SD dan SMP Satu Atap di Desa Selat Mie, Kecamatan Sugie Besar, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah 3T. Foto: Diskominfo Kabupaten Karimun

batampos – Pemerintah Kabupaten Karimun mempertegas komitmennya dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole ke Desa Selat Mie, Kecamatan Sugie Besar, Selasa (28/7).

Dalam peninjauan tersebut, Rocky didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur pendidikan, jalan, jembatan, hingga sumber air bersih. Kunjungan juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan 3T.

"Kunjungan ini merupakan respons cepat pemerintah terhadap kondisi fasilitas pendidikan, kesiapan pelaksanaan program nasional strategis, sekaligus penyusunan arah pembangunan infrastruktur jangka panjang," kata Rocky Marciano Bawole.

Agenda diawali dengan mengunjungi SD Negeri 010 Moro dan SMP Negeri 4 Satu Atap Moro. Rocky bertemu langsung dengan para siswa, guru, serta tenaga kependidikan untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan motivasi agar semangat belajar tetap terjaga meski berada di wilayah terpencil.

Baca Juga: Batam Dorong Investasi Data Center, Amsakar Pastikan Infrastruktur Listrik dan Air Siap

Hasil peninjauan menunjukkan masih terdapat kerusakan pada sejumlah fasilitas pendidikan, terutama atap ruang kelas di SD Negeri 010 Moro dan SD Negeri 006 Moro di Dusun Setonggeng.

Pemerintah daerah pun menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun segera melakukan pendataan dan menyusun usulan rehabilitasi. Pembiayaan perbaikan ditargetkan bersumber dari APBN maupun APBD.

Selain itu, SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 3 Satu Atap Moro telah diusulkan sebagai penerima bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun anggaran mendatang.

"Pendidikan di wilayah 3T tidak boleh tertinggal. Kami tidak hanya melihat kondisi di lapangan, tetapi langsung menginstruksikan pendataan agar usulan revitalisasi segera diproses. Kami juga mendengarkan langsung aspirasi para guru yang menjadi garda terdepan dalam membangun karakter generasi muda," ujarnya.

Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah juga memprioritaskan peningkatan jalan dan jembatan di Kecamatan Sugie Besar. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap mulai 2027 melalui APBD.

Menurut Rocky, infrastruktur di Pulau Combol memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, memperlancar akses pendidikan, serta meningkatkan pelayanan kesehatan dasar.

Sebagai solusi jangka pendek, Pemkab Karimun menyerahkan empat unit lampu penerangan jalan kepada Pemerintah Desa Selat Mie. Lampu tersebut akan dipasang di titik-titik yang dinilai paling membutuhkan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan mobilitas warga.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat di wilayah 3T Kabupaten Karimun. (*)

Editor : Putut Ariyo
wilayah 3T Rocky Marciano Bawole Selat Mie program mbg karimun