batampos – Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Karimun harus bekerja ekstra setelah dua kebakaran lahan terjadi di lokasi berbeda dalam waktu kurang dari tiga jam, Sabtu (22/8).
Kebakaran pertama terjadi di Jalan Puakang Ujung, Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun. Laporan diterima petugas sekitar pukul 12.15 WIB. Api membakar lahan kosong seluas sekitar 2 hektare yang berada dekat permukiman warga.
Kabid Damkar dan Penyelamatan BPBD Damkar Kabupaten Karimun Hendra Hidayat mengatakan, lokasi lahan yang dekat dengan laut membuat api cepat membesar. Asap tebal juga sempat menyelimuti kawasan sekitar.
Baca Juga: 35 Hektare Lahan di Tembesi Terbakar, Api Sempat Mengarah ke Pos Damkar
Namun, petugas berhasil menjinakkan api sekitar satu jam setelah tiba di lokasi.
“Pada Sabtu (22/8) itu memang ada dua kejadian kebakaran lahan. Pertama laporan diterima pukul 12.15 WIB. Lokasi kebakaran di Jalan Puakang Ujung,” ujar Hendra.
Belum lama menyelesaikan pemadaman pertama, petugas kembali menerima laporan kebakaran sekitar pukul 15.15 WIB.
Kali ini, api membakar lahan kosong di kawasan Bukit Cincin, Kelurahan Parit Benut, Kecamatan Meral. Lahan seluas sekitar 2 hektare tersebut dipenuhi pepohonan dan semak kering akibat cuaca panas.
Dengan personel dan armada yang sama, petugas kembali bergerak ke lokasi. Api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat.
Baca Juga: Cuaca Panas dan Kering, BMKG Peringatkan Karhutla di Pulau Bintan
“Dalam melakukan pemadaman, kami menggunakan satu unit Damkar MPK03 dan satu mobil truk suplai. Sudah menjadi tugas kami melakukan pemadaman kebakaran,” kata Hendra.
Terkait penyebab kebakaran, Hendra mengatakan masih belum dapat dipastikan. Kebakaran lahan dapat dipicu berbagai faktor, termasuk puntung rokok maupun kondisi alam.
Ia mengingatkan masyarakat tidak membakar sampah sembarangan. Cuaca panas dan angin kencang dapat membuat api dengan cepat menjalar dan meluas. (*)
Editor : M Tahang