TNI AL Gagalkan Penyelundupan 240 Cartridge Vape Mengandung Narkotika

Sandi Pramosinto • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 20:31 WIB
Wakil Komandan Kodaeral IV Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara bersama Danlanal TBK menunjukkan tangkapan barang bukti vape mengandung narkotika jenis etomidate.
Wakil Komandan Kodaeral IV Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara bersama Danlanal TBK menunjukkan tangkapan barang bukti vape mengandung narkotika jenis etomidate.

batampos – Tim gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tanjungbalai Karimun (TBK) bersama Satgas Cakra 26-K Pusintelal menggagalkan upaya penyelundupan 240 cartridge vape yang mengandung narkotika jenis cair berbahan etomidate.

Penindakan dilakukan di perairan Pulau Menteras Besar, Kabupaten Karimun, pada Sabtu (5/9). Barang bukti tersebut diduga diselundupkan dari Malaysia menuju Batam.

Cartridge vape yang diamankan bermerek Bom. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium terhadap tiga sampel, cairan di dalamnya mengandung propylene glycol sebesar 67 persen, gliserol 20 persen, dan etomidate 13 persen.

Barang bukti vape yang mengandung narkotika tersebut kemudian langsung dimusnahkan di halaman Mako Lanal Tanjungbalai Karimun.

Wakil Komandan Kodaeral IV Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara mengatakan, penyelundupan narkotika melalui cartridge vape merupakan modus baru yang menyasar gaya hidup anak muda.

“Hal ini harus diwaspadai dan harus disosialisasikan kepada masyarakat kita. Jangan sampai menggunakan vape yang mengandung narkoba,” ujarnya di Mako Lanal Tanjungbalai Karimun, Senin (7/9).

Menurut Ketut, kandungan etomidate dalam cartridge vape dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Zat aktif yang dihirup melalui paru-paru dapat dengan cepat memengaruhi otak.

“Efeknya memicu halusinasi parah, kerusakan saraf instan, disfungsi jantung, risiko gagal napas, hingga ketergantungan ekstrem,” paparnya.

Ia menilai peredaran narkotika dengan modus baru tersebut menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan dapat mengganggu upaya pencapaian bonus demografi Indonesia pada 2030.

Ketut juga meminta seluruh instansi maritim bersama masyarakat memperkuat kolaborasi dalam mencegah dan memberantas peredaran gelap narkotika.

Sementara itu, Komandan Lanal TBK Letkol Laut (P) Samuel C Noya menjelaskan, pengungkapan tersebut bermula dari patroli rutin di perairan Menteras Besar.

“Tim mengendus pergerakan kapal bermesin 40 PK yang melaju dari arah barat menuju timur,” terangnya.

Tim patroli kemudian mendekati kapal tersebut hingga berjarak sekitar lima meter. Menyadari posisinya terdesak, pelaku mempercepat laju kapal dan melakukan manuver berbahaya untuk melarikan diri.

Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun, pelaku tetap berusaha kabur.

“Pada saat aksi kejar-kejaran, pelaku melempar satu tas berisi ratusan cartridge vape narkotika ke laut untuk mengelabui petugas. Pelaku sudah tahu dan melempar satu bag ke laut,” ungkap Samuel.

Karena kondisi malam yang gelap, petugas mengalami kesulitan mengidentifikasi jumlah orang yang berada di atas kapal. Tim kemudian memprioritaskan pengamanan barang bukti yang telah dibuang ke laut.

Situasi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk meloloskan diri dari kejaran tim gabungan.

“Saat ini, TNI AL bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengusut jaringan di balik upaya penyelundupan tersebut,” pungkasnya. (san)

Kalau Anda ingin, saya juga bisa membuat judul alternatif yang lebih tajam untuk halaman utama, misalnya menonjolkan modus vape narkotika dan dugaan jalur Malaysia–Batam.

Editor : Jamil Qasim
240 Cartridge Vape tni al