batampos – Distribusi air bersih Perumda Tirta Mulia Karimun mengalami gangguan di sejumlah wilayah Kecamatan Tebing, Karimun, dan Meral. Kondisi ini terjadi akibat kerusakan dua dari tiga mesin pompa intake di waduk utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sei Bati, Kecamatan Tebing.
Gangguan distribusi juga diperparah dengan kebocoran pada dua jalur pipa utama, masing-masing pipa berdiameter 14 inci di Sei Raya, Kecamatan Meral, dan pipa berdiameter 8 inci di Harjosari, Kecamatan Tebing.
Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun Ferry Kurniawan mengatakan, kerusakan terjadi pada pompa submersible yang berada di dalam Waduk Sei Bati dan pompa dengan sistem terapung (floating) di Waduk Sentani.
"Kondisi tersebut memangkas kapasitas pengambilan air baku menuju instalasi pengolahan SPAM Sei Bati yang menjadi pusat pelayanan wilayah Kota Tanjungbalai dan sekitarnya," ujar Ferry kepada Batam Pos, Kamis (17/9).
Menurut dia, kedua mesin pompa yang mengalami kerusakan telah dibawa ke bengkel untuk diperbaiki. Proses perbaikan membutuhkan waktu karena masing-masing pompa memiliki lokasi dan sistem instalasi yang berbeda.
"Untuk pompa submersible di Sei Bati harus diangkat dari dalam waduk lalu dibawa ke bengkel dengan estimasi perbaikan sekitar satu minggu. Sedangkan pompa di Waduk Sentani menggunakan sistem terapung, sehingga membutuhkan alat transportasi dan penanganan khusus menuju lokasi," jelasnya.
Saat petugas teknis melakukan proses evakuasi pompa, pihaknya juga menerima laporan kebocoran pipa utama berdiameter 14 inci di Sei Raya, Kecamatan Meral, serta pipa 8 inci di Harjosari, Kecamatan Tebing.
Manajemen Perumda Tirta Mulia Karimun langsung menerjunkan dua tim teknis untuk melakukan penanganan di kedua lokasi secara bersamaan.
"Saat ini ada beberapa pekerjaan teknis yang harus ditangani sekaligus. Kami langsung membagi dua tim agar perbaikan pipa di dua lokasi dilakukan serentak tanpa menunggu salah satu selesai terlebih dahulu," kata Ferry.
Dengan kondisi tersebut, Ferry mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama proses perbaikan dan pemulihan distribusi berlangsung.
Adapun wilayah Kecamatan Tebing yang terdampak gangguan distribusi air bersih meliputi Jalan MT Haryono, Pelipit, Leho, Perumahan Sinar Indah, Pandan Wangi, Bukit Carok, Bati Indah, Fantasi, Tulip, Coastal Harmony, dan sekitarnya.
Sementara di Kecamatan Karimun, wilayah terdampak meliputi kawasan Kota Balai, Jalan Nusantara, Setia Budi, Pramuka, Trikora, Tengku Umar, Hang Lekir, Agus Salim, Perumahan Balai City Garden, Harapan Indah, dan sekitarnya.
Sedangkan di Kecamatan Meral, gangguan distribusi terjadi di Parit Benut, Sungai Raya, Paya Rengas, Kampung Jawa, Perumahan Taman Mutiara Karimun (TMK), Naga Mas, Citra Permata, Sedayu Utopia, dan sekitarnya. (*)
Editor : Jamil Qasim