batampos - Kabupaten Karimun menjadi salah satu daerah yang masuk dalam program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Tahun ini, sebanyak tujuh KNMP akan dibangun di empat kecamatan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karimun Sapridin mengatakan, usulan pembangunan KNMP yang diajukan Pemerintah Kabupaten Karimun telah direalisasikan pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, usulan dari Pemerintah Kabupaten Karimun untuk dibangun KNMP terealisasi. Dari sejumlah lokasi yang kami usulkan, tujuh direalisasikan,” ujar Sapridin kepada Batam Pos, Rabu (30/9).
Sapridin menjelaskan, tujuh lokasi tersebut terdiri atas satu lokasi di Pangkalan Nelayan Leho, Kecamatan Tebing, satu lokasi di Kecamatan Ungar, dua lokasi di Kecamatan Selat Gelam, serta tiga lokasi di Kecamatan Durai.
Dengan demikian, Kecamatan Durai menjadi wilayah dengan jumlah pembangunan KNMP terbanyak, yakni tiga lokasi yang tersebar di sejumlah titik.
Sementara itu, dua KNMP di Kecamatan Selat Gelam akan dibangun di pulau yang berbeda. Satu lokasi berada di Pulau Parit dan satu lainnya di Pulau Tulang.
Sapridin mengatakan, sebelumnya Pemkab Karimun juga mengusulkan pembangunan KNMP di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat. Namun, usulan tersebut tidak dapat direalisasikan karena wilayah tersebut masuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) sehingga tidak sesuai dengan peruntukan pembangunan KNMP.
“Untuk di Kecamatan Selat Gelam itu ada dua dan lokasi pembangunan KNMP berbeda pulau. Satu dibangun di Pulau Parit dan satu lagi di Pulau Tulang. Kemudian, ada usulan kami untuk membangun KNMP di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat. Hanya saja tidak bisa direalisasikan disebabkan daerah tersebut masuk dalam kawasan FTZ. Sehingga, tidak sesuai peruntukan pembangunan KNMP,” jelasnya.
Menurut Sapridin, seluruh proses pembiayaan dan pengadaan, termasuk penyedia atau vendor pembangunan, ditangani pemerintah pusat. Untuk pembangunan tujuh KNMP di Karimun, pekerjaan tersebut ditangani oleh satu perusahaan.
Sejak Senin (28/9), Dinas Perikanan Kabupaten Karimun juga melakukan pendampingan terhadap tim yang melakukan survei ke sejumlah lokasi pembangunan KNMP.
Dua KNMP Dibangun di Selat Gelam
Camat Selat Gelam Indra Sulaiman membenarkan wilayahnya mendapat alokasi pembangunan dua KNMP.
“Satu lokasi di Dusun 1 Desa Parit, Pulau Parit dan Dusun 2 Sei Sikop, Pulau Tulang,” paparnya.
Indra mengatakan, keberadaan KNMP diharapkan dapat membentuk ekosistem industri perikanan terpadu dari hulu hingga hilir.
Menurutnya, konsep KNMP tidak hanya berfokus pada pembenahan permukiman nelayan, tetapi juga menyediakan fasilitas penunjang perikanan dalam satu kawasan. Fasilitas tersebut antara lain pabrik es dan gudang pendingin.
Selain itu, KNMP diharapkan dapat mendukung penyaluran subsidi agar lebih tepat sasaran. Barang subsidi, seperti solar subsidi dan sarana penangkapan ikan, nantinya disalurkan melalui Koperasi Merah Putih.
“Penyaluran subsidi tepat sasaran. Artinya, seluruh barang subsidi, seperti solar subsidi dan sarana tangkap, disalurkan langsung melalui Koperasi Merah Putih untuk menutup ruang gerak spekulan atau tengkulak. Sehingga, nelayan lebih sejahtera,” pungkasnya. (*)
Editor : Cipi Ckandina