batampos – Pemerintah Kabupaten Karimun menghibahkan lahan seluas 3 hektare kepada Perum Bulog untuk pembangunan gudang Bulog di Karimun. Lahan tersebut diserahkan langsung Bupati Karimun Iskandarsyah kepada Kepala Gudang Bulog Karimun Asha Riyanti dalam bentuk sertipikat tanah.
Bupati Karimun Iskandarsyah mengatakan, hibah lahan tersebut merupakan bagian dari rencana pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan gudang Bulog di Karimun. Pembangunan gudang nantinya tidak menggunakan APBD, melainkan anggaran dari APBN.
"Lahan yang kita hibahkan ini nantinya akan dijadikan gudang Bulog. Dan perlu diketahui pembangunan gudang tidak menggunakan APBD, melainkan dana dari APBN. Dengan kata lain, pemerintah daerah hanya membantu menghibahkan lahan saja," ujar Iskandarsyah saat dikonfirmasi Batam Pos, Kamis (1/10).
Menurutnya, keberadaan gudang Bulog di Karimun akan memperkuat ketahanan pangan, terutama dalam menjamin ketersediaan beras dan komoditas pangan lainnya. Dengan pasokan yang terjaga, harga pangan diharapkan lebih stabil.
"Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan. Dengan adanya gudang Bulog, cadangan beras yang merupakan makanan pokok kita serta jenis pangan lainnya dapat selalu tersedia," jelasnya.
Iskandarsyah menambahkan, Karimun merupakan wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada kelancaran pasokan logistik melalui jalur laut. Karena itu, keberadaan gudang Bulog dinilai penting untuk memastikan ketersediaan pangan di daerah.
Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Karimun Asha Riyanti membenarkan telah menerima hibah lahan seluas 3 hektare dari Pemerintah Kabupaten Karimun.
"Support yang luar biasa dari Bupati Karimun untuk Bulog. Insya Allah lahan yang dihibahkan ini pada tahun ini akan segera dibangun gudang Bulog. Apakah hanya gudang atau juga dilengkapi perkantoran, kami masih menunggu informasi dari Bulog pusat," ungkapnya. (*)