Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Akhirnya Korban Angin Kencang Dapat Bantuan Perbaikan Rumah

Mohamad Ismail • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 14:10 WIB
Ali, saat menerima bahan bangunan buat perbaikan atap rumah miliknya, Jumat (4/10).
Ali, saat menerima bahan bangunan buat perbaikan atap rumah miliknya, Jumat (4/10).

batampos- Keluarga korban peristiwa angin kencang di Kampung Bukit Cermin, Kota Tanjungpinang, Kepri akhirnya mendapatkan bantuan perbaikan rumah. Bantuan itu diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepri.

Rumah milik Ali (46) warga Kelurahan Bukit Cermin tersebut mengalami kerusakan, usai pondasi beserta atap asbes rumahnya terangkat diterjang angin kencang beberapa waktu lalu. Sehingga, selama lebih dari dua minggu, Ali bersama istri dan lima keponakannya tinggal di rumah, beratapkan terpal.

Ketua Baznas Kepri, Arusman Yusuf membenarkan bahwa pihaknya memberikan bantuan perbaikan rumah milik korban angin kencang tersebut. Pengerjaan, kata dia mulai dilakukan Sabtu besok.

"Bahan bangunan sudah diantar ke rumah korban. Besok sudah mulai dikerjakan (perbaikan atap rumah)," kata Arusman, Jumat (4/10).

Arusman mengakui, bantuan ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap musibah yang menimpa Ali dan keluarganya. Terlebih lagi, rumah milik Ali menampung keponakannya yang merupakan anak yatim piatu.

"Setelah mendapatkan laporan dan informasi, kita langsung menganggarkan untuk bantuan perbaikan, semoga dalam besok langsung dilaksanakan," pungkasnya.

Diketahui, Pemko Tanjungpinang mengklaim tidak memiliki anggaran untuk memperbaiki rumah korban angin kencang tersebut. Di APBDP Sendiri, Pemko Tanjungpinang hanya menganggarkan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Padahal, Pemko Tanjungpinang memiliki anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2024 senilai Rp1,5 Miliar, yang biasanya bisa digunakan untuk penanggulangan bencana alam.

Kendati demikian, Pemko Tanjungpinang harus melakukan kajian terlebih dahulu, untuk menggunakan BTT, sebagai anggaran memperbaiki sejumlah rumah rusak, akibat diterjang angin kencang tersebut.

"(Anggaran BTT) tinggal 1,5 M di APBDP. Nanti akan kita kaji, sesuai dengan regulasinya," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Zulhidayat, Senin (1/10). (*)

Editor : Tunggul Manurung
#angin kencang