Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Lori yang Parkir Diduga untuk Tertibkan PKL Diprotes Juru Parkir

Mohamad Ismail • Jumat, 25 Oktober 2024 | 08:00 WIB
Lori yang parkir di kawasan Pasar Bincen untuk menghalau PKL diprotes oleh juru parkir, Kamis (24/10).
Lori yang parkir di kawasan Pasar Bincen untuk menghalau PKL diprotes oleh juru parkir, Kamis (24/10).

batampos- Juru Parkir (Jukir) yang ada di bahu jalan Pasar Bintan Center Kota Tanjungpinang, Kepri protes, terkait adanya sejumlah lori yang parkir sehari semalam di lokasi tersebut.

Adanya lori tersebut, diduga untuk menghalangi Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di tempat itu. Kendati demikian, empat unit lori itu sangat menggangu para juru parkir untuk mencari nafkah.

Ketua Jukir di kawasan Pasar Bintan Center, Anton mengatakan sejumlah lori itu sudah parkir di tempat tersebut sejak sore kemarin, hingga Kamis (24/10) pukul 10.30 WIB. Menurutnya, lori-lori itu sengaja parkir untuk mencegah adanya aktivitas PKL.

"Mereka (sopir) salah, jika mau menertibkan para pedagang, jangan mengganggu lahan parkir dong," kata Anton, Kamis (24/10).

Anton menegaskan, ia bersama jukir lainnya memang sangat terganggu dengan keberadaan sejumlah lori tersebut. Sebab, adanya lori itu membuat jukir tidak menerima retribusi parkir dari pengendara.

Ditambah lagi, ia harus menyetorkan hasil pungutan parkir per hari kepada Dinas Perhubungan Tanjungpinang. Apalagi ia merupakan jukir yang resmi, serta memiliki surat tugas.

"Kita ini (jukir) legal. Ada lori itu kita tidak dapat uang. Untuk bayar retribusi saja tidak bisa, apalagi untuk makan," tegasnya.

Anton mengaku sudah menanyakan perihal tersebut ke sopir lori. Alhasil, ia mendapati bahwa lori itu sengaja dikirim oleh pengusaha pemilik Pasar Bintan Center, untuk mencegah aktivitas PKL di bahu jalan kawasan pasar tersebut.

"Saya sudah bicara dengan sopir. Jadi kita minta jangan parkir disini lagi, kalau memang parkir lagi, mereka memang mau mengajak ribut," sebutnya.

Ia menambahkan, di kawasan tersebut memang masih banyak PKL yang beraktivitas di pagi hari. Kendati demikian, pihak yang menyuruh sopir lori, memang tidak memiliki hak dan kewenangan untuk menertibkan para PKL.

"Kita kan punya Satpol PP dan Pemerintah. Jangan sistem premanisme seperti ini dong, karena menunggu orang lain, termasuk kita," pungkasnya.

Sementara itu, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Tanjungpinang, Yusri menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak mengetahui, terkait adanya upaya penertiban PKL dengan cara seperti tersebut.

"Kita tidak ada menertibkan di sana. Kita juga tidak tahu ada penertiban seperti itu. Secara aturan penertiban itu di Satpol PP," tegasnya. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#parkir