batampos- Ponton di dermaga tempat wisata Kota Rebah, Kota Tanjungpinang, Kepri dipastikan mengalami kerusakan parah, akibat tidak pernah dilakukan perawatan. Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjungpinang menyebut, perawatan terakhir kali dilakukan pada 2018 lalu.
Dermaga tersebut diketahui dibangun untuk memudahkan wisatawan yang datang ke tempat wisata Kota Rebah, melalui jalur laut. Namun saat ini, dermaga tersebut tidak lagi dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Terlebih lagi, dari hasil peninjauan Dishub Tanjungpinang, terdapat banyak kerusakan dan hilangnya fasilitas di Dermaga Sei Carang tersebut. Fasilitas yang hilang seperti pipa railing pagar trestle, hingga atap di ruang tunggu dan jembatan menuju ponton sudah berlubang dan ambruk.
"Lalu lampu sepanjang trestle juga sudah banyak yang hilang, bahkan ponton saat ini sudah terendam ke dalam sungai," kata Kabid Pelayaran dan Udara Dishub Tanjungpinang, Tri Putranto,
Ia menerangkan, bahwa Dishub Tanjungpinang sebelumnya sudah melakukan pemeliharaan dermaga, menggunakan APBD 2018 lalu. Kendati demikian, pihaknya tetap akan melakukan perbaikan, agar dermaga tersebut sapat digunakan kembali.
"Sebelumnya Dishub juga telah usulkan pemeliharaan. Termasuk di tahun 2024 ini, namun tetap kita serahkan ke TAPD," pungkasnya.
Dermaga Wisata Kota Rebah selama ini memang menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk bersantai, memancing, atau sekadar menikmati matahari terbenam. Kerusakan ponton tersebut, membuat para pemancing terpaksa mencari lokasi lain.
"Biasanya kita memang mancing diatas ponton tersebut. Karena rusak ya kita geser, cari ke tempat yang lebih aman," tambah Suhairi, warga sekitar.
Menurutnya, kerusakan terhadap ponton dermaga Kota Rebah tersebut disebabkan kondisi bangunan yang sudah tua, hingga minimnya perawatan. Ia pun berharap pemerintah setempat dapat turun tangan melakukan perbaikan.
"Apalagi Ini salah satu ikon wisata Kota Rebah. Sayang kalau dibiarkan rusak seperti ini," sebutnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung