Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bulog Klaim Stok Bahan Pangan di Tanjungpinang Aman, Stok Beras Capai 3 Ribu Ton

Mohamad Ismail • Rabu, 4 Juni 2025 | 12:00 WIB
Stok beras Premium di Gudang Bulog Tanjungpinang, Selasa (3/6).
Stok beras Premium di Gudang Bulog Tanjungpinang, Selasa (3/6).

batampos- Bulog Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersedia sebanyak 3.000 ton. Jumlah stok beras tersebut diklaim dapat memenuhi kebutuhan masyarakat jelang perayaan Idul Adha.

Kepala Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq mengatakan kebutuhan beras di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan sebanyak 400 hingga 500 ton per bulannya. Sehingga beras yang tersedia di Gudang Bulog Tanjungpinang dapat bertahan hingga enam bulan kedepan.

"Estimasi kebutuhan beras di Pulau Bintan yakni Tanjungpinang dan Bintan sekitar 400-500 ton per bulan, sehingga untuk enam bulan ke depan masih aman," kata Arief, Selasa (3/6).

Ia menerangkan, stok beras yang tersedia di gudang saat ini merupakan sisa beras impor dari luar negeri. Pihaknya juga bersedia menyalurkan CBP, jika sewaktu-waktu mendapat penugasan kembali dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI.

"Penyaluran CBP terakhir kali dilakukan pada Maret 2025. Setelah itu dihentikan sementara oleh Bapanas, sampai ada keputusan lebih lanjut," tambahnya.

Selain Tanjungpinang dan Bintan, beras tersebut juga didistribusikan ke daerah Natuna, Anambas hingga Lingga. Bulog Tanjungpinang juga masih memiliki persediaan komoditas lain, seperti beras komersil premiun sebanyak dua ton, lalu gula 500 kilogram, minyak 600 liter, dan terigu 200 kilogram.

Bahan pangan tersebut dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Idul Adha 1446 Hijriah, dengan harga jual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku selama ini.

"Untuk harga beras bulog komersil premium Rp13 ribu per kilogram, kemudian gula pasir Rp14 ribu per kilogram, minyak goreng Rp14 ribu per liter, dan terigu Rp8 ribu per kilogram," pungkasnya. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#tanjungpinang #bulog #beras