batampos- Kota Lama Tanjungpinang, Kepulauan Riau berubah semarak dengan cahaya lampu, tarian budaya hingga penampilan penyanyi pop minang saat event Kemilau Nusantara 2025, yang berlangsung di Jalan Merdeka, Sabtu (27/9) malam.
Riuh tepuk tangan penonton berpadu dengan denting musik tradisional yang mengalun sepanjang malam, menjadikan kawasan Kota Lama tidak hanya sekadar destinasi sejarah, melainkan ruang hidup bagi kreativitas dan kebanggaan masyarakat Kepri.
"Ada pertunjukan seni dari 18 sanggar budaya lokal dan artis Ipank dari Sumatera Barat yang tampil malam ini," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan.
Menurutnya, adanya event Kemilau Nusantara 2025 ini dapat menghidupkan kawasan kota lama, serta menarik wisatawan mancanegara hingga wisatawan nusantara untuk datang ke ibu kota Provinsi Kepri tersebut.
"Target kunjungan wisman tahun ini sebanyak 1,7 juta orang. Semoga dengan event ini dapat terwujud," sebutnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan event tersebut untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menarik wisatawan. Pemprov Kepri sendiri akan menggandeng Pemko Tanjungpinang, untuk menghidupkan kota melalui event-event kreatif. .
"kita akan mendukung semua kegiatan yang memperkuat citra Kota Tanjungpinang sebagai kota budaya," pungkasnya.
Menurut Ayu Wulandari, warga Batu 9, datang bersama suami dan dua anaknya. Ia mengaku sengaja datang lebih awal untuk mendapatkan tempat strategis.
"Kalau terlambat nanti tidak dapat tempat didepan. Apalagi ada artis Ipank dari Sumatera Barat, kita datang untuk lihat dia tampil," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung