batampos – Arus penyeberangan laut di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), Tanjungpinang, mengalami lonjakan signifikan selama libur Natal 2025. Peningkatan aktivitas penumpang terpantau sejak pertengahan Desember hingga pasca Hari Raya Natal, 25 Desember 2025.
Data Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang mencatat, total pergerakan penumpang pada periode 18–25 Desember 2025 mencapai 60.325 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 29.149 penumpang tercatat tiba di Tanjungpinang, sementara 31.176 penumpang lainnya berangkat meninggalkan kota ini melalui jalur laut.
Tak hanya arus penumpang, intensitas pergerakan kapal juga meningkat. Selama periode tersebut, sebanyak 227 kapal sandar di Pelabuhan SBP, sedangkan 232 kapal lainnya bertolak menuju berbagai tujuan.
Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Tanjungpinang, Abdur Rachman, menyebutkan puncak arus penumpang terjadi pada Rabu (25/12/2025).
“Pada 25 Desember, jumlah keberangkatan menjadi yang tertinggi. Total kapal yang beroperasi mencapai 31 unit, lebih banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya,” ujar Abdur Rachman, Jumat (26/12).
Ia menjelaskan, pergerakan penumpang didominasi rute domestik, khususnya perjalanan dari dan menuju Pelabuhan Batam. Sementara itu, untuk rute internasional, jumlah penumpang masih relatif rendah dan belum menunjukkan lonjakan berarti.
Guna mengantisipasi tingginya arus penyeberangan, KSOP memastikan seluruh armada kapal berkapasitas besar tetap dioperasikan secara optimal. Salah satunya kapal dengan daya angkut sekitar 480 penumpang yang melayani rute Batam–Tanjungpinang.
“Seluruh armada dioperasikan maksimal selama periode Natal agar kebutuhan angkutan penumpang dapat terpenuhi,” jelasnya.
Dari sisi pelayanan, KSOP memastikan kondisi pelabuhan tetap terkendali. Tidak terjadi penumpukan penumpang, dan ruang tunggu berada dalam kondisi kondusif tanpa kepadatan berlebih.
Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, KSOP memprediksi arus penumpang masih berpotensi meningkat, terutama pada 29 Desember 2025. Meski demikian, kondisi cuaca perairan hingga saat ini masih relatif aman, dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1 meter.
“Kami tetap mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi cuaca. Secara umum, operasional pelabuhan berjalan lancar dan perairan masih aman,” pungkas Abdur Rachman. (*)
Editor : M Tahang