Batampos - Sebanyak 108 personel Polresta Tanjungpinang yang memiliki berat badan berlebihan atau gendut menjalani pemeriksaan Indeks Masa Tubuh (IMT) untuk selanjutnya dilakukan program pengendalian berat badan.
Program itu dijalankan berdasarkan tugas Polri yang menuntut fisik seluruh anggotanya yang tidak hanya sehat, namun juga bugar dan prima. Sehingga, ratusan personel polisi yang memiliki tubuh gendut harus menjalani program IMT.
“Ke depan, banyak kegiatan yang membutuhkan konsentrasi dan perlu perhatian. Salah satunya harus sehat, sehingga bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab," ujar Kapolresta Tanjungpinang, Indra Ranu Dikarta, Rabu (21/1/2026).
Dia mengatakan, semua personel di lingkungan Polresta Tanjungpinang telah melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, guna mengetahui over weight atau tidak.
Baca Juga: Peredaran Narkotika Terbongkar di Lapas Batam Petugas Ungkap Fakta di Persidangan
Dalam kegiatan yang diikuti 108 personel tersebut meliputi beberapa hal, seperti pengaturan keseimbangan pola makan dan olahraga rutin. Dalam pelaksanaannya, juga didampingi dan dipantau langsung oleh dokter dan tenaga medis dari Sidokkes Polresta Tanjungpinang.
"Performa tidak hanya terbatas pada kualitas kinerja semata tetapi juga penampilan. Jika performa baik tentunya akan meningkatkan penilaian tersendiri dari masyarakat," tambahnya.
Program pengendalian berat badan ini, kata dia nantinya akan digelar minimal dua kali dalam seminggu, untuk memastikan hasil yang benar-benar maksimal dan bisa mencapai berat badan ideal.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Sungai Sugi, Satu Pelaku Lolos di Desa Nyamuk
"Apalagi proses untuk penurunan berat badan memang membutuhkan proses waktu yang relatif panjang serta dilakukan secara konsisten," sebutnya.
Selain itu, menurutnya personel yang mengalami over weight juga rentan terhadap sejumlah penyakit. Seperti jantung dan stroke, diabetes, radang sendi, hipertensi, asam urat dan beberapa penyakit lainnya.
"Oleh sebab itu, kita coba gugah kesadaran personel untuk semangat mencapai berat badan idealnya, jadi lebih sehat dan jauh dari penyakit," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak