Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Garuda Indonesia Hentikan Penerbangan di RHF, Angkasa Pura Ungkap Dampaknya

Mohamad Ismail • Minggu, 25 Januari 2026 | 17:45 WIB
General Manager PT Angkasa Pura Bandara RHF Tanjungpinang, Mohamad Setiadi Dermawan. F. Mohamad Ismail/Batam Pos
General Manager PT Angkasa Pura Bandara RHF Tanjungpinang, Mohamad Setiadi Dermawan. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – PT Angkasa Pura menyatakan rencana penghentian penerbangan Garuda Indonesia di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, akan menimbulkan dampak, baik secara internal maupun eksternal.

General Manager PT Angkasa Pura Bandara RHF Tanjungpinang, Mohamad Setiadi Dermawan, mengakui pendapatan bandara selama ini masih sangat bergantung pada aktivitas penerbangan yang datang dan berangkat.

“Dampaknya tentu akan mengurangi pendapatan kami, karena selama ini pendapatan masih bersumber dari penerbangan yang datang dan pergi,” ujarnya, Minggu (25/1).

Meski demikian, Setiadi memastikan penghentian penerbangan Garuda Indonesia tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada penumpang. Pasalnya, rute Tanjungpinang–Jakarta tetap dilayani setiap hari oleh maskapai Citilink.

Dari sisi citra daerah, ia mengakui absennya Garuda Indonesia dapat memengaruhi persepsi publik. Sebab, daerah yang dilayani maskapai nasional tersebut kerap dipandang memiliki nilai prestise tersendiri.

“Memang ada kebanggaan tersendiri ketika suatu daerah diterbangi Garuda. Namun hal itu tidak berkaitan dengan status Bandara Internasional RHF, jadi tidak memengaruhi statusnya,” tegas Setiadi.

Diketahui, meski telah berstatus bandara internasional, Bandara RHF hingga kini belum melayani penerbangan internasional secara langsung. Wacana pembukaan rute Tanjungpinang–Kuala Lumpur, Malaysia, masih dalam tahap penjajakan.

“Saat ini pemerintah daerah masih melakukan pendekatan dengan AirAsia. Mudah-mudahan bisa terealisasi karena tentu akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor : M Tahang
#garuda indinesia #Bandara RHF