Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Isu BBM Naik, Pengelola SPBU Tanjungpinang Sebut Khusus Nonsubsidi

Mohamad Ismail • Rabu, 1 April 2026 | 16:52 WIB
PENGENDARA saat melakukan pengisian BBM di SPBU Jalan RH Fisabilillah Tanjungpinang, Selasa (31/3). F. Mohamad Ismail/Batam Pos
PENGENDARA saat melakukan pengisian BBM di SPBU Jalan RH Fisabilillah Tanjungpinang, Selasa (31/3). F. Mohamad Ismail/Batam Pos
 

Batampos - Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026 mendatang mulai beredar. Masyarakat di Kota Tanjungpinang, Kepri khususnya kawatir, kenaikan harga terjadi kepada BBM subsidi jenis pertalite.

Petugas pengawas SPBU Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Aziz mengaku pihaknya belum menerima informasi resmi, terkait harga BBM per 1 April mendatang.

Sehingga, BBM subsidi maupun non subsidi masih normal. Yakni Rp10 ribu per liter untuk pertalite, pertamax Rp12.500 per liter, hingga pertamax turbo Rp11 ribu lebih per liter.

"Dari pertamina juga belum ada informasi resmi. Untuk persis naiknya kapan, juga belum dapat informasi," kata Aziz, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga: Reklame di JPO SP Plaza Belum Ditertibkan, Warga Keluhkan Ganggu Akses Pejalan Kaki

Menurutnya, kenaikan harga BBM tersebut nantinya hanya berlaku bagi BBM nonsubsidi, seperti jenis Pertamax. Sementara pertalite dan solar belum dipastikan mengalami kenaikan.

"Nanti kita tunggu saja 1 April, apakah naik atau tidak. Dari informasinya hanya BBM nonsubsidi," tambahnya.

Sementara itu, Aldi seorang pengendara yang mengisi BBM di SPBU tersebut mengatakan telah mendapatkan informasi rencana kenaikan BBM. Namun, ia berharap BBM jenis pertalite tidak ikut mengalami kenaikan.

"Iya katanya mau naik makanya ini saya isi penuh biar dapat irit bensin beberapa hari kedepan bang," pungkasnya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#bbm