Batampos - Penjual air bersih di Kota Tanjungpinang, Kepri masih kebanjiran order di tengah krisis air yang belum sepenuhnya teratasi, meski hujan sempat mengguyur. Dalam sehari, mereka menerima order jutaan rupiah dari pengiriman air bersih sebanyak puluhan pelanggan.
"Jika badan kuat, bisa sampai puluhan orang yang pesan, bahkan hingga malam hari," kata Romi, penjual air bersih di Tanjungpinang, Minggu (5/4/2026) kemarin.
Ia menjelaskan, saat ini harga air tangki yang ia jual senilai Rp55 ribu per 1 ton untuk lokasi pelanggan terdekat dan Rp70 ribu untuk lokasi pelanggan yang paling jauh.
Dalam sehari, pengantaran air bersih bisa mencapai 14 ton. "Harga tergantung stok dan jarak antar. Kalau jaraknya jauh, itu diharga Rp70.000," tambahnya.
Baca Juga: WNA Mengaku Dipungli di Pelabuhan Batam Center, Ombudsman Selidiki Kasus Baru
Ia menjelaskan, stok air yang dijual tersebut di dapat dapat dengan mengambil dari Sumur milik kenalan, yang stok airnya melimpah serta bisa dikonsumsi jika sudah dimasak.
"Kita sempat khawatir karena kemarau dan air juga akan habis. Soalnya ada beberapa unit jasa angkut juga yang mengambil air ditempat yang sama," sebutnya.
Meski meraup cuan dari mengantar air bersih, dirinya tetap berharap hujan turun dengan intensitas tinggi, agar tidak ada kekeringan yang melanda.
"Karena bukan cuma warga yang kesulitan air. Kami juga pasti kesulitan untuk mencari sumber air untuk dijual," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak