Batampos - Minyak goreng bersubsidi Minyakita terpantau mengalami kekosongan di sejumlah swalayan di Kota Tanjungpinang, Kamis (23/4/2026).
Rak khusus minyak goreng terlihat didominasi minyak goreng kemasan premium berbagai merek dengan banderol harga terpantau sudah mengalami kenaikan.
Seperti minyak Fortune kemasan ukuran 1 liter kini senilai Rp22.200 per pcs. Kemudian merek Gencar Rp40 ribu per kemasan 1,8 liter, hingga meri Fetta ukuran 450 militer dijual Rp10.500.
"Biasanya tersedia di swalayan, tapi sekarang udah tidak ada lagi," ujar Apriliani, warga Tanjungpinang saat ditemui tadi.
Menurutnya, saat ini harga minyak goreng premium mulai mengalami kenaikan. Seperti minyak goreng Fortune ukuran 1 liter, yang sebelumnya hanya senilai Rp17 ribu per pcs.
Baca Juga: Belanja Pegawai Lampaui 30 Persen, Pemprov Kepri Kaji Ulang Syarat Izin Kemenkeu
Sementara itu, Distributor Minyakita di Tanjungpinang, M. Sadmi Al Qayum membenarkan kekosongan minyak bersubsidi tersebut.
Hal ini, kata dia disebabkan banyak konsumen yang beralih dari minyak premium ke Minyakita.
"Karena saat ini minyak premium juga mengalami kenaikan. Rata-rata naik Rp5 ribu, karena mahalnya harga bahan baku kemasan plastik," sebutnya.
Kendati demikian, Sadmi menyebut saat ini sebanyak 12 ribu dus minyakita dalam perjalanan, untuk memenuhi kebutuhan di Kepri, termasuk di Tanjungpinang.
"Saat ini sedang dalam perjalanan, bakal tiba dalam waktu dekat. Untuk Tanjungpinang bakal disuplai sebanyak 8.000 dus," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak