Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Drainase Tersumbat Sampah, Warga Gang Melur Gotong Royong Cegah Banjir

Yusnadi BP • Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:23 WIB
Sejumlah warga Gang Melur Jalan Kemboja Tanjungpinang gotong royong membersihkan drainase tersumbat. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos
Sejumlah warga Gang Melur Jalan Kemboja Tanjungpinang gotong royong membersihkan drainase tersumbat. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos

batampos – Kekhawatiran terhadap potensi banjir saat hujan deras mendorong warga Gang Melur, Jalan Kemboja, Tanjungpinang, turun langsung membersihkan drainase yang selama ini dipenuhi sampah dan endapan lumpur.

Aksi gotong royong yang digelar secara swadaya itu berlangsung sejak pagi, Sabtu (30/5). Warga membawa berbagai peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan keranjang untuk mengangkat sampah yang menyumbat aliran air.

Sepanjang saluran drainase, tumpukan sampah plastik, dedaunan, serta material lain berhasil dibersihkan. Kondisi tersebut selama ini disebut menjadi penyebab utama tersendatnya aliran air saat hujan turun.

Baca Juga: Digitalisasi Disdukcapil Batam Dorong Lonjakan Pencetakan KIA

Salah seorang warga, Maroeskhan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif masyarakat setempat untuk menjaga lingkungan sekaligus mengurangi risiko genangan di kawasan permukiman.

“Ini inisiatif kami membersihkan drainase secara bersama-sama,” ujarnya.

Menurut dia, saluran yang tersumbat kerap membuat air meluap hingga menggenangi badan jalan ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.

Akibatnya, aktivitas warga maupun pengguna jalan menjadi terganggu. Selain menimbulkan genangan, sampah yang terbawa air juga membuat lingkungan terlihat kumuh.

“Kalau hujan deras, air cepat meluap karena parit tersumbat. Jalan jadi tergenang dan penuh sampah,” katanya.

Maroeskhan menambahkan, kegiatan gotong royong tidak hanya bertujuan memperlancar drainase, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga: KPK Terbitkan Aturan Antigratifikasi SPMB 2026, Larang Titipan hingga Uang Bangku

Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan petugas kebersihan atau pemerintah. Dibutuhkan peran aktif seluruh warga agar lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga,” tegasnya.

Setelah dibersihkan, aliran drainase kembali lancar dan tidak lagi dipenuhi tumpukan sampah. Warga berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan sehingga risiko banjir maupun genangan saat musim hujan dapat diminimalkan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air yang berpotensi menyebabkan penyumbatan.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah ke parit,” ujarnya.

Meski tanpa melibatkan instansi pemerintah, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari warga sekitar. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih terjaga di tengah kehidupan perkotaan. (*)

Editor : M Tahang
#sampah #Cegah Banjir #gotong royong #drainase