batampos – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang mencatat lonjakan signifikan permohonan pembaruan Kartu Keluarga (KK) yang telah dilengkapi barcode menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 tingkat SMA dan SMK.
Sekretaris Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Riawati, mengatakan peningkatan jumlah pemohon sebenarnya sudah mulai terlihat dalam dua bulan terakhir. Namun, menjelang dibukanya pendaftaran SPMB tingkat Provinsi Kepulauan Riau, jumlah masyarakat yang mengurus KK barcode terus bertambah.
“Biasanya hanya sekitar 200 pengurusan per hari, kini jumlahnya sudah mencapai ribuan per hari,” kata Riawati di Tanjungpinang, Sabtu.
Menurutnya, tingginya permintaan dipicu oleh persyaratan pendaftaran SPMB yang mewajibkan penggunaan KK dengan format terbaru yang dilengkapi barcode.
Disdukcapil Tanjungpinang pun melakukan berbagai langkah percepatan pelayanan guna mengantisipasi membludaknya pemohon. Salah satunya dengan memastikan dokumen yang diajukan masyarakat dapat diselesaikan pada hari yang sama.
Baca Juga: Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Gurindam 12
Riawati menyebutkan pihaknya telah mengoptimalkan pelayanan agar warga tidak perlu menunggu terlalu lama dalam proses pengurusan dokumen kependudukan.
“Pelayanan kami percepat agar dokumen yang diajukan masyarakat dapat selesai dalam hari yang sama,” ujarnya.
Disdukcapil juga mengimbau masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan untuk tidak menunda pengajuan hingga mendekati batas akhir pendaftaran sekolah.
Dengan meningkatnya jumlah pemohon setiap hari, masyarakat diharapkan segera memperbarui dokumen yang diperlukan agar proses pendaftaran SPMB dapat berjalan lancar. (*)
Editor : Putut Ariyo