Batampos - Jafar, 51, nelayan asal Pulau Karas, Kota Batam ditemukan tewas dengan kondisi mengapung dan tubuh membengkak di perairan Pulau Terkulai, Tanjungpinang, pada Senin (22/6/2026) malam.
Kasatpolairud Polresta Tanjungpinang, AKP Arif Ridho mengatakan, awalnya pihaknya mendapatkan informasi terkait penemuan jasad yang terapung. Polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evaluasi.
Berdasarkan pemeriksaan dan proses identifikasi, korban dipastikan merupakan nelayan asal Pulau Karas, yang sebelumnya hilang selama empat hari.
Baca Juga: Kuasa Hukum Nilai Gugurnya Muhammad Zen Tak Masuk Akal, PTUN Agendakan Saksi Tergugat Pekan Depan
"Korban ialah nelayan Pulau Karas Batam," kata AKP Arif Ridho, Selasa (23/6/2026).
Ia menjelaskan, korban berangkat pergi mencari ikan tanpa ditemani oleh siapapun. Selang beberapa waktu, perahu miliknya ditemukan dalam kondisi hanyut disekitar Pulau Karas tersebut.
Baca Juga: 82 Titik Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri Masuk Tahap Survei Topografi
Sementara itu, jasad korban diduga terbawa arus laut hingga akhirnya ditemukan di wilayah perairan Pulau Terkulai, Tanjungpinang.
"Empat hari lalu korban pergi memancing. Perahunya ditemukan terapung, kemudian jenazah korban ditemukan di perairan Pulau Terkulai," tambahnya.
Usai dievakuasi dan dilakukan proses identifikasi oleh petugas, jenazah Jafar kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Batam.
"Saat ini jenazah korban sudah dibawa kembali ke Batam dan telah dimakamkan," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak