batampos – Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang membagikan puluhan bendera Merah Putih dan paket sembako kepada warga kurang mampu di Kampung Bugis, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (12/8).
Kegiatan sosial tersebut digelar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bantuan diberikan kepada sejumlah warga, mulai dari nelayan hingga ibu rumah tangga yang mengalami keterbatasan ekonomi.
Kepala Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Sofiyan Rida mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat Kampung Bugis yang telah berperan dalam upaya pemberantasan narkoba.
"Kegiatan ini dilakukan juga karena Kampung Bugis menjadi juara dua kampung bebas narkoba di Indonesia," kata Sofiyan.
Baca Juga: Kabel PJU Jembatan I Dompak Digondol Maling, Panel Listrik Ikut Rusak
Menurutnya, Kampung Bugis saat ini menjadi salah satu kampung percontohan dalam upaya memberantas peredaran narkoba di wilayah Kota Tanjungpinang.
Karena itu, Polresta Tanjungpinang akan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba, termasuk mengedukasi warga agar tidak takut melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba.
"Nanti kita akan membentuk duta antinarkoba. Ke depannya kita terus berikan edukasi agar masyarakat dapat ikut serta membasmi narkoba," ujarnya.
Warga Terbantu Bendera Gratis
Lurah Kampung Bugis Rita Siswati mengatakan masih terdapat sejumlah warga yang belum memiliki bendera Merah Putih untuk dipasang menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI.
Baca Juga: Bulog Natuna Prioritaskan Penyaluran Bantuan Beras ke Pulau Terdepan
Keterbatasan ekonomi menjadi salah satu alasan warga belum membeli bendera. Karena itu, bantuan bendera yang diberikan kepolisian dinilai sangat membantu masyarakat.
"Memang banyak masyarakat kita yang belum punya bendera. Dengan adanya bantuan ini, masyarakat dapat terbantu," katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Kampung Bugis, Boni, mengatakan kondisi keamanan di wilayah tersebut mulai membaik setelah ditetapkan sebagai Kampung Bebas Narkoba.
Menurut dia, warga kini merasa lebih nyaman karena peredaran narkoba di kawasan tersebut mulai mereda.
"Jadi sekarang kita sudah bisa tidur nyenyak karena sudah aman dan jauh dari narkoba. Semoga tidak ada lagi peredaran narkoba di sini," ujarnya.
Boni juga mengaku sebelumnya tidak memiliki cukup uang untuk membeli bendera menjelang peringatan kemerdekaan.
"Tadi dapat bendera dan sembako, tinggal saya pasang saja," pungkasnya. (*)
Editor : Jamil Qasim