Pelni Tanjungpinang Gratiskan Pengiriman Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Mohamad Ismail • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:31 WIB
Kepala Pelni Cabang Tanjungpinang, Benny Marganda Sinaga. F. Mohamad Ismail/Batam Pos
Kepala Pelni Cabang Tanjungpinang, Benny Marganda Sinaga. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos — PT Pelni Cabang Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), membuka layanan pengiriman bantuan gratis bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut nantinya akan diangkut menggunakan KM Tidar.

KM Tidar dijadwalkan berlayar dari Pelabuhan Kijang, Bintan, menuju Pelabuhan Maumere pada 27 Agustus 2026. Dengan demikian, masyarakat maupun instansi dapat mulai menyiapkan bantuan sebelum jadwal keberangkatan kapal.

"KM Tidar bisa dipergunakan untuk mengangkut barang-barang atau logistik bantuan yang akan dikirimkan ke NTT," kata Kepala Pelni Cabang Tanjungpinang Benny Marganda Sinaga, Jumat (21/8).

Ia mengatakan masyarakat maupun instansi pemerintah yang ingin menyalurkan bantuan melalui KM Tidar dapat mengantarkannya ke Kantor Pelni Cabang Tanjungpinang di Jalan Ahmad Yani.

Namun, bantuan yang akan dikirim harus dikemas terlebih dahulu agar memudahkan proses pengangkutan.

"Namun bantuan yang hendak dikirim harus dikemas terlebih dahulu. Dalam program ini, pengiriman bantuan logistik tidak dikenakan biaya atau gratis," ujarnya.

Benny mengatakan tidak ada batasan jumlah bantuan yang dapat dikirimkan. Selama masih tersedia ruang di KM Tidar, bantuan dari masyarakat Tanjungpinang dan Bintan dapat diangkut menuju Pelabuhan Maumere.

Adapun jenis bantuan yang dapat dikirim antara lain sembako, pakaian, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.

Menurut Benny, Pelni berinisiatif membuka layanan pengiriman bantuan gratis setelah sejumlah wilayah di NTT terdampak bencana.

"Dari Pelabuhan Kijang, kurang lebih satu minggu akan tiba di NTT karena sesuai rute reguler yang dilalui kapal Pelni," pungkasnya.

Editor : Jamil Qasim
Korban Gempa NTT pelni