Kios Kontainer Bantuan Pemko Tanjungpinang Banyak Hilang, Tersisa 9 Unit

Mohamad Ismail • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:45 WIB
Kondisi terkini penempatan kios kontainer bantuan Pemko yang kini telah raib, Minggu (23/8). F. Mohamad Ismail/Batam Pos
Kondisi terkini penempatan kios kontainer bantuan Pemko yang kini telah raib, Minggu (23/8). F. Mohamad Ismail/Batam Pos

 batampos - Kios kontainer bantuan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang untuk pedagang UMKM di kawasan Gurindam 12 kini banyak yang tidak lagi terlihat. Dari 60 unit yang dibagikan pada Januari 2025 lalu, hanya sekitar sembilan kios kontainer yang masih tersisa di sejumlah titik.

Pantauan Batam Pos, Minggu (23/8), sejumlah titik yang sebelumnya menjadi lokasi penempatan kios kontainer kini tampak kosong. Sementara kios yang masih tersisa tersebar di beberapa lokasi.

Dari kontainer yang masih ada, dua unit di antaranya terlihat ditempatkan berdampingan dan dimanfaatkan sebagai satu lokasi usaha. Namun, logo maupun bentuk yang menandakan kontainer tersebut merupakan kios bantuan pemerintah sudah tidak terlihat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Tanjungpinang Riany mengatakan, kontainer tersebut diberikan secara gratis untuk membantu pedagang kaki lima (PKL) menjalankan usaha. Penyalurannya dilakukan melalui mekanisme hibah.

“Bantuan diberikan melalui mekanisme hibah kepada penerima yang telah ditetapkan sesuai ketentuan,” kata Riany.

Menurutnya, setelah diserahkan pada awal 2025, kontainer tersebut tidak lagi menjadi fasilitas operasional yang dikelola sehari-hari oleh Disdagin. Tanggung jawab untuk menjaga dan memanfaatkan kontainer berada pada pedagang yang menerima hibah.

Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Dorong Produk Unggulan UMKM Tembus Pasar Nasional

Para calon penerima juga telah menyatakan kesediaan untuk memanfaatkan kontainer tersebut sebagai tempat berdagang.

“Jika penerima memanfaatkan kontainer di lokasi lain, itu dapat dilakukan sepanjang sesuai ketentuan dan tidak melanggar aturan penataan kawasan,” tambahnya.

Riany membantah jika kontainer bantuan tersebut disebut terbengkalai. Meski demikian, Disdagin akan berkomunikasi dengan para penerima bantuan untuk memastikan keberadaan kios-kios tersebut.

 

“Kita akan melakukan pembinaan dan komunikasi dengan penerima agar bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat sesuai tujuan program,” pungkasnya. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Disdagin Tanjungpinang kios kontainer tanjungpinang gurindam 12 umkm