Gangguan Penglihatan hingga TB Jadi Perhatian
batampos – Puskesmas Seijang, Kota Tanjungpinang, menargetkan 15 ribu siswa SD, SMP hingga SMA mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Oktober 2026.
"Pemeriksaan CKG dilakukan guna mendeteksi penyakit dan faktor risiko kesehatan sejak dini," kata Kepala Puskesmas Seijang Muhammad Faisal di Tanjungpinang, Kamis (1/10).
Selain menyasar siswa, program CKG juga ditujukan kepada masyarakat umum untuk mendorong pemeriksaan kesehatan secara rutin. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah kondisi kesehatan, di antaranya karies atau gigi berlubang, obesitas, hipertensi, dan diabetes.
Sementara pada anak sekolah, petugas menemukan gangguan penglihatan yang sebelumnya belum terdeteksi.
Menurut Faisal, gangguan penglihatan pada anak perlu mendapat perhatian karena dapat memengaruhi aktivitas belajar apabila tidak segera ditangani. Melalui CKG, kondisi tersebut dapat diketahui lebih awal sehingga upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan.
Selain pemeriksaan kesehatan umum, Puskesmas Seijang juga mengintegrasikan program CKG dengan penelusuran kasus tuberkulosis (TB).
Dari 87 lokus CKG di Kota Tanjungpinang, Puskesmas Seijang mendapat 13 lokus dengan sasaran sekitar 100 orang pada setiap lokus.
Petugas juga menelusuri warga yang pernah melakukan kontak dengan pasien TB. Penelusuran dilakukan terhadap anggota keluarga maupun warga di sekitar pasien yang diduga pernah melakukan kontak dengan kasus indeks untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan.
Hingga saat ini, Puskesmas Seijang belum menemukan warga yang dinyatakan positif TB dari kegiatan CKG yang terintegrasi dengan penelusuran tersebut.
"Selama kita turun dalam kegiatan CKG yang terintegrasi dengan TB ini, di Puskesmas Seijang belum ada yang ditemukan positif TB," kata Faisal. (*)