batampos – Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang bersama warga menghidupkan kembali Posko Kampung Bebas Narkoba di Kelurahan Kampung Bugis. Tak sekadar menjadi pusat kegiatan pencegahan narkoba, posko tersebut juga akan difungsikan sebagai taman baca dan tempat edukasi bagi masyarakat.
Pembenahan posko dilakukan bersama perangkat RT, RW, dan pihak kelurahan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal.
Kasat Narkoba Polresta Tanjungpinang AKP Syofian Rida mengatakan, pembenahan Kampung Bebas Narkoba di Kampung Bugis, khususnya di wilayah RT 2, akan dilakukan secara berkelanjutan.
“Di sini Kampung Bebas Narkoba di RT 2. Nantinya kegiatan ini akan dilakukan secara berkesinambungan,” kata Syofian, Jumat (9/10).
Ia menjelaskan, posko tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan positif, termasuk taman baca dan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Menurutnya, keterlibatan warga menjadi faktor penting dalam menjaga lingkungan agar terbebas dari ancaman narkoba. Melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi secara rutin, masyarakat diharapkan semakin memahami bahaya narkoba sekaligus berani mengambil peran dalam pencegahannya.
Syofian mengungkapkan, Kampung Bugis dipilih sebagai lokasi Kampung Bebas Narkoba karena wilayah tersebut masih menghadapi persoalan peredaran narkoba. Meski demikian, situasi saat ini dinilai kondusif dan berdasarkan data yang dimiliki, angka kasus dalam tiga tahun terakhir mengalami penurunan signifikan.
“Saat ini masih kondusif. Berdasarkan data, tiga tahun belakangan ini angkanya menurun luar biasa,” ujarnya.
Ia menegaskan, upaya memberantas narkoba tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Pemerintah setempat dan masyarakat harus terlibat aktif untuk menjaga lingkungan serta mencegah peredaran narkoba kembali berkembang.
Keberadaan posko tersebut juga diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak duta dan agen perubahan yang berperan mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, mengenai bahaya narkoba.
“Dengan adanya Kampung Bebas Narkoba ini, maka akan hilang image adanya peredaran narkoba di sini,” pungkasnya. (*)
Editor : Jamil Qasim