
batampos — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Gunung Cak, Desa Payamaram, Kecamatan Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (4/4), yang menewaskan seorang guru Madrasah Aliyah (MA) USB Palmatak, Handrika.
Insiden tersebut melibatkan dua sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Korban mengendarai Yamaha Mio J BP 4606 WF, sementara kendaraan lain berupa Honda Vario BP 2243 SA dikendarai seorang perempuan berinisial Y, yang saat itu membonceng anaknya berinisial S.
Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas, Zulfikar Adri, mengatakan kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya konsentrasi pengendara Honda Vario hingga masuk ke jalur berlawanan.
Baca Juga: Disney Tutup Gim Populer, Disney Heroes: Battle Mode Resmi Tutup 2026
“Korban datang dari arah berlawanan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujarnya, Minggu (5/4).
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka berat, termasuk patah pada tangan kiri serta cedera serius di bagian kepala.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Palmatak dalam kondisi masih hidup. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.45 WIB.
Sementara itu, pengendara Honda Vario berinisial Y mengalami luka serius di bagian kepala dan dagu serta pendarahan dari telinga. Saat ini, Y masih menjalani perawatan intensif dan direncanakan dirujuk ke Batam untuk penanganan lebih lanjut.
Anak yang dibonceng, S, juga mengalami luka benturan di bagian dahi dan perut, dan masih dalam perawatan medis.



