Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pasokan BBM di Anambas Kembali Tersedia Usai Langka Selama Sepekan, Warga Langsung Serbu Kios Minyak

Ihsan Imaduddin • Jumat, 13 Juni 2025 | 08:00 WIB
Terlihat seorang ibu-ibu sedang mengisi bahan bakar minyak (bbm) jenis pertalite ke dalam tangki sepeda motor. Pasokan bbm di Anambas kembali tersedia usai alami kelangkaan selama sepekan.
Terlihat seorang ibu-ibu sedang mengisi bahan bakar minyak (bbm) jenis pertalite ke dalam tangki sepeda motor. Pasokan bbm di Anambas kembali tersedia usai alami kelangkaan selama sepekan.

batampos- Pasokan bahan bakar minyak (bbm) jenis pertalite akhirnya mulai tersedia setelah langka selama sepekan di Kabupaten Anambas.

Berdasarkan pantauan, sejak pukul 12.00 WIB, masyarakat langsung menyerbu kios minyak Acai yang terletak di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Tarempa, Kamis, (12/6).

Warga membeli bensin tidak hanya untuk kendaraan saja, melainkan ada juga yang membawa pulang yang dikemas dalam botol mineral ukuran 1,5 liter.

Slamet, warga Tarempa Barat, mengaku baru mengetahui pasokan minyak telah tersedia dari media sosial.

"Tadi liat di medsos, ada yang kabari kalau minyak sudah datang. Ya senang dengarnya karena selama seminggu ini ruang gerak terbatas akibat minyak tak ada," ujar Slamet.

Warga mengeluhkan kondisi ini kerap terjadi disaat hari-hari besar keagamaan maupun musim libur. Menurutnya, pemerintah ataupun Pertamina harus bisa mengatasi masalah ini.

"Sejak Anambas berdiri ya seperti ini, tidak ada gebrakan apa-apa, hanya mengikuti alur saja. Kita sebagai warga berharap ada perubahan, minimal pasokan minyak cukup tak terjadi kelangkaan lagi," jelas Slamet.

Sementara itu, pemilik kios, Acai mengarakan pasokan minyak yang tersedia saat ini berasal dari Air Sena, Kecamatan Palmatak.

"Dari Air Sena tadi diambil. Kita tidak tahu bertahan sampai berapa lama stok ini," ujar Acai sambil melayani pembeli.

Sebagai pengecer, Acai menginginkan pasokan minyak kembali normal agar aktifitas warga tidak terganggu.

"Kasihan juga warga tak ada minyak kalau lagi langka. Ada sampai mohon-mohon biar dikasih minyak, tapi memang ga ada, di gudang kosong. Ya kami harap kondisi ini segera berakhir," pungkas Acai. (*)

Editor : Tunggul Manurung