Batampos - Perjalanan kapal roro KMP Bahtera Nusantara 01 yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Uban menuju Pelabuhan Matak sempat berlangsung mencekam, Kamis (5/2/2026).
Kepanikan terjadi setelah seorang penumpang dilaporkan terjatuh ke laut saat kapal melintas di perairan Kecamatan Siantan sekitar pukul 18.00 WIB.
Peristiwa itu sontak membuat suasana di atas kapal menjadi ricuh dan penuh kepanikan, terutama bagi penumpang yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Pria yang terjatuh ke laut tersebut belum diketahui identitasnya. Saat kejadian, ia terlihat mengenakan baju belang-belang yang dipadukan dengan jaket berwarna hitam.
Salah satu penumpang kapal, Tengku Azhar, mengatakan kejadian tersebut disaksikan langsung oleh penumpang lain yang berada di dekat korban.
“Penumpang yang dekat lokasi langsung histeris karena melihat kejadian itu secara langsung. Bahkan saat itu dia sedang video call dengan bapaknya,” ujar Tengku.
Menurut Tengku, proses evakuasi korban cukup menegangkan karena kapal berada di tengah perairan dan kondisi sudah mulai gelap.
Beruntung, tidak lama setelah korban terjatuh, ada nelayan yang sedang melintas tidak jauh dari lokasi kejadian.
Nelayan tersebut langsung mendekat ke arah korban dan memberikan pertolongan dengan cepat.
“Langsung ketemu dan dibantu. Korban kemudian dibawa menggunakan pompong menuju Tarempa,” kata Tengku.
Dari informasi yang beredar di atas kapal, korban diketahui bukan penumpang biasa. Diduga seorang tahanan yang baru saja ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Anambas di Pulau Jawa.
“Saya lihat tadi ada Kaur Bin Ops Reskrim, Rudy Luis, dan beberapa anggota lainnya. Informasinya korban adalah tahanan,” ungkap Tengku.
Baca Juga: Pledoi Ega Aditya: FTZ dan Mens Rea Dipersoalkan dalam Kasus Emas Selundupan
Saat ini, korban telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, Kapolsek Siantan, Iptu Dodi Setiawan membenarkan bahwa ada peristiwa penumpang kapal yang jatuh.
"Kita mendapat laporan, langsung menurunkan tim untuk melakukan penyelamatan," ujar Iptu Dodi.
Saat ditanya kabar mengenai penumpang tersebut merupakan tahanan, Dodi menjelaskan bahwa korban baru berstatus sebagai saksi yang dijemput oleh Satreskrim.
"Lebih baik ke Reskrim (Polres) saja. Kita melakukan penyelamatan saja," pungkas Dodi. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak