Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Anambas Dilanda Panas Terik, BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Berlanjut

Ihsan Imaduddin • Kamis, 26 Februari 2026 | 15:00 WIB

Panas terik di Anambas memasuki pekan kedua Ramadan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Panas terik di Anambas memasuki pekan kedua Ramadan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Cuaca di Kabupaten Kepulauan Anambas memasuki pekan kedua didominasi panas terik sejak pagi hingga sore hari. Kondisi ini berbeda dibandingkan pekan sebelumnya yang diwarnai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.

Pantauan di lapangan menunjukkan langit Anambas cerah berawan sejak pagi. Sinar matahari terasa menyengat terutama pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB, dengan suhu udara yang meningkat dibanding hari-hari sebelumnya.

Sejumlah warga mengaku aktivitas luar ruangan terasa lebih berat, terutama bagi pekerja sektor perikanan, konstruksi, dan transportasi laut. Terik matahari membuat tubuh lebih cepat lelah, terlebih bagi yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), perubahan cuaca dipengaruhi berkurangnya pertumbuhan awan hujan di wilayah Kepulauan Riau, termasuk Anambas.

Prakirawan BMKG, Sucipno, menyampaikan suhu udara di Anambas berkisar antara 25 hingga 33 derajat Celsius pada siang hari, dengan tingkat kelembapan 60–85 persen.

“Untuk hari ini, kondisi cuaca di Anambas diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Potensi hujan relatif kecil dan suhu udara siang hari dapat mencapai 32 sampai 33 derajat Celsius,” ujarnya, Rabu (25/2).

BMKG memperkirakan kondisi cerah berawan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Peluang hujan ringan diprediksi muncul secara lokal pada sore atau malam hari dan tidak merata.

Kecepatan angin diperkirakan berkisar 5–20 kilometer per jam dengan arah dominan dari utara hingga timur laut. Sementara tinggi gelombang di perairan Anambas berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau relatif aman.

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai paparan panas berlebih yang berisiko menyebabkan dehidrasi dan kelelahan, terutama saat berpuasa.

“Kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta memastikan asupan cairan terpenuhi saat sahur dan berbuka,” katanya.

Nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta tetap memantau informasi prakiraan cuaca sebelum melaut. Warga dengan riwayat penyakit seperti hipertensi dan gangguan pernapasan disarankan lebih berhati-hati terhadap perubahan suhu yang cukup signifikan antara malam dan siang hari.

BMKG memastikan akan terus memperbarui informasi cuaca secara berkala agar masyarakat dapat mengantisipasi perubahan kondisi sewaktu-waktu. (*)

Editor : Jamil Qasim