Batampos - Bupati Kepulauan Anambas, Aneng menegaskan agar setiap pembangunan fisik yang diperuntukkan bagi masyarakat dikerjakan dengan serius dan penuh tanggung jawab. Penegasan itu disampaikan usai dirinya meninjau pembangunan gedung sekolah di Desa Pesisir Timur, Rabu (4/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Aneng melihat langsung progres pekerjaan dan memastikan kualitas bangunan sesuai dengan perencanaan. Ia tidak ingin ada proyek yang dikerjakan asal jadi tanpa memperhatikan mutu dan keselamatan.
“Pembangunan untuk masyarakat harus benar-benar dikerjakan dengan serius. Kontraktor jangan bermain-main,” tegas Aneng di sela-sela peninjauan.
Ia juga mengingatkan agar material yang digunakan dalam pembangunan tidak dikurangi dari spesifikasi yang telah ditetapkan. Menurutnya, kualitas material sangat menentukan kekuatan dan umur bangunan.
“Material tidak boleh ada yang dikurangi. Semua harus sesuai dengan RAB dan spesifikasi teknis. Ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Aneng menegaskan, gedung sekolah merupakan fasilitas penting yang digunakan dalam jangka panjang. Karena itu, kualitas bangunan harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar mengejar target penyelesaian.
Ia menjelaskan, jika pembangunan dilakukan secara asal-asalan, maka umur bangunan tidak akan bertahan lama. Dinding bisa cepat retak, atap berpotensi bocor, hingga struktur bangunan melemah dalam waktu singkat.
“Kalau pekerjaannya tidak sesuai standar, baru beberapa tahun sudah rusak. Ini tentu merugikan daerah dan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, bangunan yang tidak dikerjakan sesuai ketentuan juga berisiko membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik. Pemerintah daerah tidak ingin hal tersebut terjadi.
Karena itu, Aneng meminta pengawas proyek untuk lebih aktif melakukan kontrol di lapangan. Setiap tahapan pekerjaan harus diperiksa dan dipastikan sesuai dengan kontrak kerja.
Selain itu, ia juga mengingatkan para kontraktor agar tidak mencoba-coba melakukan kecurangan. Pemerintah daerah akan bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran.
“Jangan sampai ada kontraktor nakal. Kami tidak akan mentolerir pekerjaan yang menyimpang dari aturan,” tegasnya lagi.
Baca Juga: Pantai Nongsa Kembali Tercemar Limbah Diduga Hidrokarbon, DLH dan Polisi Selidiki Sumbernya
Aneng menambahkan, Aparat Penegak Hukum (APH) juga mengintai dan siap turun tangan jika ditemukan indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek. Ia memastikan tidak ada ruang bagi praktik curang dalam pembangunan daerah.
“APH mengawasi. Kalau ada yang bermain-main dengan anggaran atau kualitas pekerjaan, pasti akan berhadapan dengan hukum,” ucapnya.
Bupati berharap seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan dapat bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. Ia ingin setiap rupiah anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dengan pengawasan yang ketat dan komitmen bersama, Aneng optimistis pembangunan gedung sekolah di Desa Pesisir Timur dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik serta mampu digunakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak