Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

BMKG Prediksi Gelombang Laut Anambas Capai 2,5 Meter Saat Arus Mudik Lebaran

Ihsan Imaduddin • Selasa, 10 Maret 2026 | 17:15 WIB

Kapal roro KMP Bahtera Nusantara 01 sedang sandar di Pelabuhan Matak. BMKG memprediksi kondisi cuaca pada arus mudik nanti bisa mencapai gelombang 2,5 meter. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Kapal roro KMP Bahtera Nusantara 01 sedang sandar di Pelabuhan Matak. BMKG memprediksi kondisi cuaca pada arus mudik nanti bisa mencapai gelombang 2,5 meter. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarempa memprediksi kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas selama periode arus mudik Lebaran 2026, didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan lokal.

Periode arus mudik diperkirakan dimulai pada H-7 Lebaran, Jumat (13/3/2026) mendatang, hingga puncak arus mudik pada Kamis (19/3/2026). Pada periode tersebut masyarakat diminta mewaspadai potensi perubahan cuaca serta gelombang laut yang dapat memengaruhi aktivitas pelayaran.

Prakirawan BMKG Tarempa, Agus Sugandi, menjelaskan, wilayah Kepulauan Anambas mulai memasuki masa peralihan musim (pancaroba), yakni peralihan dari angin utara atau monsun Asia menuju angin selatan atau monsun Australia.

Baca Juga: Harga Daging Beku di Tanjungpinang Tembus Rp135 per Kg, Pedagang Prediksi Akan Ada Kenaikan

" Pada masa pancaroba, kondisi cuaca biasanya berubah cukup cepat, dari cerah menjadi hujan dalam waktu singkat, bahkan terkadang disertai angin kencang," ujar Agus, Selasa (10/3/2026).

BMKG memprediksi selama periode enam hari tersebut, cuaca di wilayah Anambas didominasi cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang, terutama pada siang hingga malam hari.

Hujan yang terjadi umumnya bersifat lokal dan berdurasi singkat.

Sementara itu, angin di wilayah perairan Anambas diperkirakan bertiup dari utara hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 5 hingga 20 knot. Kondisi ini masih tergolong normal, namun tetap dapat memengaruhi tinggi gelombang di laut terbuka.

Mengenai kondisi gelombang laut, BMKG memprediksi ketinggian gelombang di perairan Anambas dan Laut Natuna Utara berkisar antara 1 hingga 2,5 meter selama periode arus mudik.

Baca Juga: Avatar 4 Berpeluang Besar Dibuat, James Cameron Beri Sinyal Positif

“Ketinggian ini masuk dalam kategori gelombang sedang yang masih perlu diwaspadai oleh kapal berukuran kecil hingga menengah,” kata Agus.

BMKG juga memprediksi puncak gelombang tertinggi berpotensi terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026, dengan ketinggian mencapai sekitar 2 hingga 2,5 meter di beberapa wilayah perairan terbuka.

Kondisi ini dipicu oleh peningkatan kecepatan angin di wilayah Laut Natuna Utara.

Pada hari-hari lainnya, tinggi gelombang diperkirakan berada di kisaran 1 hingga 2 meter, namun masih berpotensi meningkat sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan arah dan kecepatan angin. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#anambas #bmkg #Prediksi cuaca lebaran