Batampos - Pertamina menyediakan 360 ton bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama menjelang dan menjalani Lebaran di Kepulauan Anambas. Pasokan itu terdiri dari 170 ton pertalite dan 190 ton solar.
Seluruh BBM itu disalurkan melalui dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Anambas. Kedua SPBU tersebut berada di kawasan Air Sena dan Enggan, Tarempa.
Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Yohanes Maria Vianey Sawu, memastikan stok BBM yang tersedia mencukupi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, jumlah tersebut bahkan diperkirakan masih tersisa hingga setelah Lebaran. "Kalau dilihat dari jumlah yang tersedia, bahan bakar minyak tercukupi bahkan over hingga Lebaran," ujar Yohanes, Senin (16/3/2026).
Ia mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu kelangkaan BBM yang beredar.
Yohanes menegaskan, ketersediaan BBM di Anambas dalam kondisi aman dan distribusinya terus dipantau. "Masyarakat tidak perlu panik dengan kabar minyak akan langka. Stok kita aman dan cukup untuk kebutuhan sampai Lebaran," tegasnya.
Ia juga menyinggung pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia yang menyebut cadangan minyak hanya cukup 20 hari jika terjadi perang antara Iran dan Amerika Serikat.
Menurut Yohanes, pernyataan tersebut kerap disalahartikan oleh masyarakat. "Bukan pas perang minyak cukup 20 hari ke depan. Yang dimaksud itu cadangan minyak nasional jika pasokan benar-benar kosong," jelas Yohanes.
Karena itu ia kembali mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dengan isu konflik di Timur Tengah yang disebut-sebut berdampak pada ketersediaan minyak dunia.
Menurutnya, meskipun wilayah konflik tersebut dikenal sebagai salah satu sumber minyak internasional, masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak