Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapal Meratus Ampana Tabrak STS 05 Pelabuhan Batuampar, Ini Penyebabnya

A
Penulis: Arjuna❯
Photo
Photo

batampos- Insiden melibatkan Kapal Meratus Ampana (IMO 9262950) berbendera Indonesia dan fasilitas crane STS 05 terjadi di Pelabuhan Batu Ampar pada Rabu (19/11) sore. BP Batam memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan saat ini tengah melakukan pemeriksaan mendalam.


Advertisement

Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, menjelaskan, insiden bermula ketika kapal melakukan manuver keluar dermaga dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Arus kuat dan hembusan angin kencang diduga menjadi faktor utama yang memicu gangguan pada proses manuver.

“Berdasarkan laporan awal dari lapangan, insiden tersebut terjadi akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat, khususnya arus kuat dan angin yang cukup kencang pada saat kegiatan manuver kapal berlangsung,” katanya, Jumat (21/11).

Meski seluruh prosedur pandu dan tunda telah dijalankan sesuai standar, faktor alam yang berada di luar kendali operasional tetap tidak dapat dihindari. Kapal tunda yang bertugas menarik buritan kapal disebut tidak mampu menahan dorongan arus yang cukup kuat.

Advertisement

“Kondisi ini menyebabkan kapal tunda tidak mampu menahan dan menarik bagian buritan kapal secara optimal, sehingga buritan kapal terbawa arus dan terjadi kontak dengan STS 05,” kata dia.

Selama proses tersebut, Kapal Meratus Ampana dibantu dua unit kapal tunda sesuai prosedur. Namun, tekanan arus kuat membuat bagian belakang kapal bergeser dan menyentuh fasilitas STS 05.

Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam saat ini melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan seluruh fakta kejadian terdokumentasi. Pemeriksaan mencakup evaluasi kondisi cuaca saat insiden, rekaman komunikasi kapal, hingga laporan pandu dan nakhoda.

Advertisement

“Tim kami sedang melakukan asesmen teknis, termasuk memastikan tingkat kerusakan pada fasilitas dan peralatan,” ujar Taofan.

BP Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan berkomitmen menjaga keselamatan pelayaran serta menjamin profesionalisme layanan pandu dan tunda.

“Setiap perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses investigasi internal selesai,” ujarnya.

Hingga kini, kegiatan di pelabuhan tetap berjalan normal sembari menunggu hasil lengkap dari pemeriksaan teknis dan investigasi internal BP Batam. (*)

 

 

Advertisement
Editor : Tunggul Manurung

Artikel Terkait

Avanza Tabrak Dua Motor di Tanjunguban, Tiga Orang Terluka

Avanza Tabrak Dua Motor di Tanjunguban, Tiga Orang Terluka

Kecelakaan melibatkan Toyota Avanza dan dua motor terjadi di Jalan Indunsuri Tanjunguban, Bintan. Tiga orang terluka dan dibawa ke rumah sak

Kapal Pembawa 1 Ton Ketamine Diamankan dalam Operasi di Pelabuhan Belawan

Kapal Pembawa 1 Ton Ketamine Diamankan dalam Operasi di Pelabuhan Belawan

Operasi gabungan Polri, BNN, dan Bea Cukai menemukan 1 ton ketamine di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara. Kapal pembawa barang bukti dikawal

Antrean BBM di Bali Mengular, ESDM Sebut Kapal Pengangkut Terlambat

Antrean BBM di Bali Mengular, ESDM Sebut Kapal Pengangkut Terlambat

Kementerian ESDM mengungkap keterlambatan kapal pengangkut menjadi penyebab antrean BBM di Bali. Distribusi dipercepat 24 jam dan cadangan n

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer