Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasokan Pangan Lancar, Gustian: Wilayah Pemasok Aman dari Bencana  

A
Penulis: Arjuna❯


Advertisement

 

Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau.
Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau.

batampos- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, memastikan distribusi pangan ke wilayah tersebut tetap aman dan tidak terdampak banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumatera.

Advertisement

 Kepastian ini disampaikan Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait potensi gangguan pasokan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

 Menurutnya, pemasok utama komoditas pangan Batam berasal dari wilayah yang tidak terdampak bencana. “Batam selama ini bekerja sama dengan Simalungun, Brastagi, Sawahlunto, dan sebagian Tapanuli. Wilayah-wilayah tersebut aman. Distribusi bahan pangan ke Batam tetap berjalan lancar,” katanya, Senin (1/12).

Advertisement

Selain itu, sebagian besar pasokan bahkan datang dari luar Sumatera, terutama Kediri dan Mataram yang saat ini memasuki masa panen raya. Dari dua daerah ini, Batam memperoleh komoditas seperti cabai, kentang, wortel, hingga berbagai jenis sayuran segar.

 “Pasokan banyak dari Mataram dan Kediri karena panennya sedang bagus,” ujar Gustian.

 Kondisi harga bahan pokok di Batam saat ini masih terkendali meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan akibat faktor musiman. Kenaikan tersebut, katanya, bukan dipengaruhi keterlambatan pasokan.

 Data terbaru menunjukkan harga cabai setan telah menembus Rp100 ribu per kilogram, sementara harga telur ayam naik menjadi Rp85 ribu per papan. Kenaikan ini lebih banyak dipicu faktor musiman. Pedagang juga mulai bersiap menghadapi permintaan akhir tahun.

 Disperindag Batam memastikan terus memantau pergerakan harga dan pasokan di seluruh pasar tradisional. Pemerintah juga memetakan komoditas yang rawan bergejolak seperti cabai dan bawang untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga.

 Jika diperlukan, pemerintah siap melakukan intervensi melalui operasi pasar atau menambah distribusi dari daerah pemasok. Gustian berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong yang justru dapat memicu kenaikan harga.

 “Kondisi bahan pokok dan harga di Batam aman. Masyarakat tidak perlu panik,” kata dia. (*)

 

Advertisement
Editor : Tunggul Manurung

Artikel Terkait

4.922 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Gelar Pembelajaran

4.922 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Gelar Pembelajaran

Sebanyak 4.922 sekolah terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah kembali menggelar pembelajaran. Simak progres pemulihannya.

 Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel untuk Bantu Indonesia Atasi Karhutla

Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel untuk Bantu Indonesia Atasi Karhutla

Jepang mengerahkan kapal angkut Kunisaki, tiga helikopter CH-47, dan sekitar 600 personel untuk membantu Indonesia menangani karhutla.

Sarana BPBD dan Damkar Natuna Butuh Perhatian Pemerintah

Sarana BPBD dan Damkar Natuna Butuh Perhatian Pemerintah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Natuna menghadapi kondisi darurat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer