Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batam Waspada Campak, Penularan Cepat Bisa Picu Komplikasi Serius

M
Penulis: Muhammad Syaban❯
Ilustrasi pasien dengan ruam merah akibat penyakit campak yang sangat menular. F. Sutterstock
Ilustrasi pasien dengan ruam merah akibat penyakit campak yang sangat menular. F. Sutterstock

Advertisement

 batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan campak. Penyakit ini dikenal sangat mudah menular dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak.

Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, menegaskan penularan campak dapat terjadi dengan cepat jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Penyakit ini sangat mudah menular, khususnya pada anak-anak,” ujarnya, Selasa (1/4).

Ia menjelaskan, gejala campak muncul secara bertahap. Pada fase awal, penderita biasanya mengalami demam tinggi di atas 38,5 derajat Celsius, disertai batuk, pilek, dan mata merah.

Dalam kondisi tersebut, anak umumnya terlihat lemas dan kurang aktif. Tanda khas lain adalah munculnya bintik putih di dalam mulut atau Koplik spots, yang menjadi indikator kuat infeksi sebelum ruam muncul.

Advertisement

“Biasanya tiga sampai lima hari setelah demam, ruam mulai muncul di kulit,” jelasnya.

Ruam tersebut diawali dari wajah, kemudian menyebar ke seluruh tubuh dengan warna merah kecoklatan. Pada beberapa kasus, ruam dapat menyatu di area tertentu.

Didi menegaskan, campak bukan penyakit ringan. Risiko komplikasi seperti infeksi paru hingga gangguan serius lainnya dapat terjadi, terutama pada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Advertisement

Artikel Terkait

ISPA di Batam Tembus 383 Kasus, Usia Produktif Mendominasi

ISPA di Batam Tembus 383 Kasus, Usia Produktif Mendominasi

Dinkes Batam mencatat 383 kasus ISPA pada Kamis (15/10), turun dari 405 kasus pada laporan sebelumnya.

Udara Batam Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Capai 123,7

Udara Batam Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Capai 123,7

Kualitas udara Batam memburuk akibat asap karhutla. PM2.5 mencapai 123,7, warga diminta waspada dan membatasi aktivitas luar ruangan.

Cegah Gangguan Pernapasan, Ini Delapan Cara Hadapi Polusi Udara

Cegah Gangguan Pernapasan, Ini Delapan Cara Hadapi Polusi Udara

Dinkes Batam mengimbau masyarakat menerapkan delapan langkah perlindungan dari polusi udara, mulai dari memantau ISPU, mengurangi aktivitas

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer