Batam Diserbu Pekerja Pendatang, Ini Respons Wakil Wali Kota Li Claudia

batampos – Komposisi tenaga kerja di Batam menunjukkan perubahan signifikan. Pekerja dengan KTP luar daerah kini lebih banyak dibandingkan warga lokal.
Data Dinas Tenaga Kerja Kota Batam mencatat, tenaga kerja ber-KTP luar mencapai 199.473 orang. Sementara pekerja ber-KTP Batam sebanyak 177.830 orang.
Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah di tengah derasnya arus urbanisasi ke kota industri tersebut.
Baca Juga: Spesialis Curanmor di Tanjungpinang Akhirnya Diringkus, 10 Motor Dijual ke Batam dan Lingga
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan pentingnya pembenahan data kependudukan sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“Data menjadi kunci untuk membaca kondisi riil masyarakat, termasuk tenaga kerja,” ujarnya saat rapat koordinasi di Kantor BP Batam, Jumat (24/4).
Menurutnya, tanpa data yang akurat, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri dan kesempatan kerja bagi warga lokal.
Saat ini, Pemko Batam masih menghadapi kendala sinkronisasi data. Sejumlah persoalan ditemukan di lapangan, mulai dari warga yang pindah namun belum memperbarui identitas, hingga data kematian yang belum tercatat.
Berdasarkan data konsolidasi semester II 2025 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, jumlah penduduk Batam mencapai 1.394.459 jiwa. Namun angka ini dinilai masih perlu pemutakhiran agar sesuai kondisi aktual.



