Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bea Cukai Batam Perketat Pengawasan Narkoba

E
Penulis: Eusebius Sara❯
Ilustrasi. Petugas Bea Cukai Batam melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan penumpang di area pelabuhan sebagai upaya pencegahan penyelundupan narkotika dan barang ilegal. Pengawasan diperketat di pintu masuk internasional untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan. / Unsplash
Ilustrasi. Petugas Bea Cukai Batam melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan penumpang di area pelabuhan sebagai upaya pencegahan penyelundupan narkotika dan barang ilegal. Pengawasan diperketat di pintu masuk internasional untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan. / Unsplash

Advertisement

 

batampos – Bea Cukai Batam meningkatkan pengawasan di seluruh pintu masuk wilayah, terutama pelabuhan internasional dan bandara, sebagai langkah preventif untuk mencegah penyelundupan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP). Kebijakan ini dilakukan menyusul meningkatnya pengungkapan kasus narkoba yang mayoritas berasal dari jaringan luar negeri.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Agung Widodo, melalui Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI), Setiawan Rosyidi, menegaskan bahwa pengawasan kini diperketat di titik-titik rawan yang menjadi jalur masuk barang ilegal ke Batam.

Advertisement

Menurut Setiawan, pengawasan dilakukan secara berlapis dengan menggabungkan pemeriksaan manual dan pemanfaatan teknologi kepabeanan modern untuk mendeteksi barang mencurigakan, baik dari penumpang maupun kargo.

“Bea Cukai Batam terus memperkuat pengawasan terhadap NPP di pintu masuk seperti pelabuhan dan bandara. Ini menjadi prioritas kami dalam mencegah masuknya narkotika ke wilayah Indonesia, khususnya Batam,” ujarnya, Senin (4/5).

Ia menambahkan, upaya tersebut tidak dilakukan secara mandiri, melainkan melalui kerja sama lintas instansi. Bea Cukai Batam terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam penegakan hukum serta pemberantasan jaringan penyelundupan narkoba.

Advertisement

“Kami memiliki kerja sama yang erat dengan TNI, Polri, dan BNN. Sinergi ini menjadi bukti komitmen bersama pemerintah dalam memerangi penyelundupan narkotika,” kata Setiawan.

Penguatan pengawasan ini juga sejalan dengan sejumlah pengungkapan kasus narkotika yang berhasil dilakukan aparat penegak hukum di Batam dalam dua bulan terakhir. Satres Narkoba Polresta Barelang bersama Bea Cukai dan instansi terkait berhasil mengungkap beberapa kasus besar peredaran narkoba.

Dari hasil penindakan tersebut, aparat menyita barang bukti berupa sabu seberat 1.075 gram serta 1.931 cartridge vape yang mengandung zat narkotika. Barang haram tersebut diketahui sebagian besar berasal dari Malaysia dan masuk melalui jalur pelabuhan internasional.

Advertisement

Artikel Terkait

Kontak Senjata di Nduga, Dua Anggota OPM Tewas

Kontak Senjata di Nduga, Dua Anggota OPM Tewas

Dua orang yang diduga anggota OPM dilaporkan tewas dalam kontak senjata dengan personel TNI di Nduga, Papua Pegunungan

Latihan Gabungan TNI, Helikopter VIP dan VVIP Diuji Mendarat di KRI Sriwijaya-100

Latihan Gabungan TNI, Helikopter VIP dan VVIP Diuji Mendarat di KRI Sriwijaya-100

Helikopter VIP TNI AU menjalani uji landing dan take off di KRI Sriwijaya-100. Latihan gabungan TNI ini memperkuat kesiapan dan interoperabi

Tiga Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI di Maybrat

Tiga Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI di Maybrat

TNI melaporkan tiga anggota OPM tewas dalam kontak tembak di Maybrat, Papua Barat Daya. Salah satunya diidentifikasi sebagai Manfret Fatem.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer