Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga BBM Nonsubsidi Naik

Y
Penulis: Yashinta❯
Sejumlah kendaraan saat melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU di kawasan Batam Center. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Sejumlah kendaraan saat melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU di kawasan Batam Center. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Advertisement

batampos — Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang kembali terjadi dalam waktu berdekatan memicu keluhan masyarakat di Batam dan wilayah Kepulauan Riau. Kebijakan tersebut dinilai memberatkan, terutama karena dilakukan tanpa jeda yang cukup di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Kenaikan harga terbaru mulai berlaku pada 4 Mei 2026 pukul 00.00 WIB, hanya berselang sekitar dua pekan dari penyesuaian sebelumnya pada 18 April 2026. Frekuensi kenaikan yang cepat ini menimbulkan tanda tanya di kalangan warga.

Sejumlah pengguna BBM mengaku terkejut dengan kebijakan tersebut. Endang, salah satu warga Batam, menyebut dampaknya langsung terasa bagi pengeluaran harian.

Advertisement

“Belum sampai satu bulan sudah naik lagi. Memang selisihnya tidak terlalu besar, tapi karena dipakai setiap hari, tetap terasa,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan berulang membuat pengeluaran rumah tangga semakin sulit dikendalikan, terutama bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi.

Advertisement

Keluhan serupa juga disampaikan pengguna kendaraan berbahan bakar diesel. Mereka menilai kenaikan harga pada jenis BBM ini lebih signifikan dan berdampak langsung pada biaya operasional usaha.

“Kenaikan untuk diesel hampir Rp2.000 per liter. Ini yang paling terasa, apalagi bagi pelaku usaha yang sangat bergantung pada kendaraan,” kata warga lainnya.

Dampak lanjutan mulai dirasakan di berbagai sektor, mulai dari meningkatnya ongkos transportasi hingga potensi penurunan daya beli masyarakat. Bahkan, sebagian warga menilai kondisi ini dapat memengaruhi pasar kendaraan, khususnya mobil bermesin diesel.

Di sisi lain, PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengacu pada kebijakan pemerintah. Marketing Support Media Pertamina Kepri, Galuh Anjasmara, menyatakan bahwa hampir seluruh produk BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian harga, kecuali Pertamax (RON 92).

Advertisement

Artikel Terkait

 Harga Pertamax Naik Jadi Rp15.500, BPS Batam Waspadai Tekanan Inflasi dan Dampak ke Ojol

Harga Pertamax Naik Jadi Rp15.500, BPS Batam Waspadai Tekanan Inflasi dan Dampak ke Ojol

Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp15.500 per liter berpotensi mendorong inflasi Batam dan meningkatkan biaya operasional ojol.

Warga Batam Terkejut, Harga Pertamax Melonjak Rp3.750 per Liter

Warga Batam Terkejut, Harga Pertamax Melonjak Rp3.750 per Liter

Setelah sebelumnya bertahan di level Rp11.750 per liter, harga BBM nonsubsidi tersebut melonjak menjadi Rp15.500 per liter.

Harga BBM Nonsubsidi di Batam Turun Mulai 1 Juni 2026

Harga BBM Nonsubsidi di Batam Turun Mulai 1 Juni 2026

Harga BBM nonsubsidi di Batam dan Kepri turun mulai 1 Juni 2026. Dexlite dan Pertamina Dex turun hingga hampir Rp3.000 per liter.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer