
batampos - Ribuan warga memadati Dataran Engku Putri, Batamcentre, Rabu pagi (27/5), untuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah.
Sejak sebelum matahari terbit, jamaah mulai berdatangan memenuhi kawasan pusat pemerintahan Kota Batam. Hamparan sajadah tampak menutupi lapangan terbuka di tengah gema takbir yang berkumandang sepanjang pelaksanaan ibadah.
Suasana khidmat terasa di tengah kebersamaan masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di Batam. Momentum Iduladha tahun ini dimaknai tidak hanya sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga pengingat tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial.
Salat Id dimulai sekitar pukul 06.30 WIB dan berlangsung tertib. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, hadir mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, untuk melaksanakan salat bersama masyarakat.
Dalam sambutannya, Firmansyah mengatakan Iduladha mengandung pesan mendalam tentang ketulusan dan kesediaan berkorban demi kepentingan yang lebih besar.
“Iduladha mengajarkan kita arti ketulusan dan pengorbanan. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, kita harus terus menjaga rasa persaudaraan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Menurut dia, makna berkurban tidak terbatas pada penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi refleksi untuk menekan ego pribadi dan memperluas manfaat bagi sesama.
Pemerintah Kota Batam bersama Kementerian Agama dan unsur terkait memastikan pelaksanaan Salat Id berlangsung aman dan lancar di seluruh wilayah kota.
Data Pemkot Batam mencatat pelaksanaan Salat Iduladha tahun ini tersebar di 1.020 titik di 12 kecamatan, terdiri atas 943 masjid, 42 musala, dan 35 lapangan terbuka.
Selain itu, jumlah hewan kurban tahun ini juga mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 7.011 ekor hewan kurban tersebar di seluruh kecamatan, terdiri atas 2.408 ekor sapi dan 4.603 ekor kambing.



