Ziarah Kubur Idul Adha Bawa Berkah bagi Pedagang Bunga di TPU Sei Temiang

batampos – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi para pedagang bunga tabur musiman di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Temiang, Sekupang, Batam.
Tradisi ziarah kubur yang dilakukan masyarakat usai salat Id membuat kawasan pemakaman dipadati peziarah sejak Rabu hingga Kamis (27-28/5).
Di sepanjang jalan menuju TPU, deretan lapak sederhana tampak berjajar rapi. Payung warna-warni, meja kayu, serta kantong berisi bunga mawar, melati, dan kenanga menjadi pemandangan khas yang selalu muncul setiap musim hari raya.
Sejak pagi, para pedagang terlihat sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti. Banyak peziarah membeli bunga tabur sebelum memasuki area makam untuk mendoakan keluarga yang telah berpulang.
Yanti, salah seorang pedagang bunga di TPU Sei Temiang, mengaku penjualannya meningkat signifikan dibandingkan hari biasa. Ia bahkan mulai berjualan lebih awal karena banyak pelanggan datang sejak sehari sebelum Idul Adha.
“Dari sebelum Lebaran Haji orang sudah datang beli bunga. Biasanya habis salat Id langsung ramai,” ujarnya.
Menurut Yanti, tradisi ziarah kubur masih sangat kuat di tengah masyarakat Batam. Banyak keluarga menyempatkan diri datang ke makam orang tua maupun kerabat sebelum berkumpul bersama keluarga di rumah.
Harga bunga tabur yang dijual pun relatif terjangkau, mulai Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per bungkus tergantung ukuran kemasan. Selain bunga, sejumlah pedagang juga menyediakan air mawar dan air mineral untuk menyiram makam.
Pedagang lainnya, Widia, yang telah hampir 10 tahun berjualan di kawasan TPU Sei Temiang, mengatakan momen hari raya menjadi salah satu waktu yang paling dinantikan para pedagang musiman.
“Kalau momen begini memang rezekinya lebih terasa. Banyak peziarah datang dari luar Batam juga,” katanya.



