Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kloter 1 Haji Debarkasi BatamTiba Mendarat di Batam

R
Penulis: Rengga Yuliandra❯
Kloter 1 Jemaah Haji Debarkasi Batam, tiba di Asrama Haji Kota Batam sebelum pulang ke rumah masing-masing. F. Cecep Mulyana / Batam Pos
Kloter 1 Jemaah Haji Debarkasi Batam, tiba di Asrama Haji Kota Batam sebelum pulang ke rumah masing-masing. F. Cecep Mulyana / Batam Pos

Advertisement

batampos – Kepulangan Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Batam dari Tanah Suci diwarnai kabar duka. Dari total 439 jemaah asal Kepulauan Riau yang tergabung dalam kloter pertama, satu jemaah dilaporkan wafat di Arab Saudi, sementara dua jemaah lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan belum dapat kembali bersama rombongan.

Meski demikian, proses pemulangan kloter pertama tetap berlangsung sesuai jadwal. Rombongan jemaah haji tersebut dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Senin (1/6) sore, dan menjadi kloter perdana yang kembali melalui Debarkasi Batam pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Syafii, mengatakan pihaknya telah menerima informasi terbaru terkait kedatangan kloter pertama tersebut.

Advertisement

“Barusan dapat informasi sekitar pukul 17.30. Insya Allah kedatangan haji kloter pertama ini akan disambut oleh Gubernur Kepri,” ujarnya.

Berdasarkan laporan operasional pemulangan dari Jeddah menuju Batam, pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SV5120 lepas landas dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pukul 04.00 waktu setempat. Pesawat tersebut mengangkut 442 penumpang serta 445 bagasi.

Dalam laporan itu tercatat satu bagasi milik jemaah atas nama Ahmad Pajar yang wafat di Tanah Suci. Sementara dua bagasi lainnya milik jemaah atas nama Latifah dan Siti Rahil yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Advertisement

Kloter 1 merupakan gabungan jemaah asal Kepulauan Riau yang terdiri atas 225 jemaah asal Batam, 144 jemaah asal Tanjungpinang, 43 jemaah asal Bintan, dan 27 jemaah asal Lingga. Kloter ini dipimpin oleh Ketua Kloter Asril Arif.

Di antara rombongan, tercatat jemaah tertua adalah Yunu Katutu (83 tahun), sedangkan jemaah termuda adalah Thalihah Noor (18 tahun).

Kedatangan Kloter 1 ini menandai dimulainya proses pemulangan ribuan jemaah haji Embarkasi Batam tahun 2026. Embarkasi Batam sendiri melayani jemaah dari empat provinsi, yakni Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

Pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, total 10.945 jemaah diberangkatkan melalui Embarkasi Batam yang terbagi dalam 25 kelompok terbang. Pemulangan akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal masing-masing kloter. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

3.000 Santri Peringati Hari Santri 2026, Kemenag Kepri Tegaskan Komitmen Anti Kekerasan

3.000 Santri Peringati Hari Santri 2026, Kemenag Kepri Tegaskan Komitmen Anti Kekerasan

ebanyak lebih dari 3.000 santri, ulama, hingga pimpinan pondok pesantren memadati halaman Gedung Daerah Kepri.

    Kabut Asap Selimuti Kepri, Madrasah Beralih ke Pembelajaran Daring

Kabut Asap Selimuti Kepri, Madrasah Beralih ke Pembelajaran Daring

Kabut asap dan memburuknya kualitas udara membuat Kanwil Kemenag Kepri menginstruksikan madrasah beralih dari rumah

HUT Ke-81 RI, Kanwil Kemenag Kepri Panjatkan Doa untuk Korban Gempa

HUT Ke-81 RI, Kanwil Kemenag Kepri Panjatkan Doa untuk Korban Gempa

Kanwil Kemenag Kepri memanjatkan doa bagi korban gempa saat upacara HUT Ke-81 RI serta mengajak memperkuat kerukunan dan literasi keagamaan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer