Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BSSN Selidiki Dugaan Kebocoran 1.495 Data Peserta SPMB Batam

M
Penulis: Muhammad Syaban❯
Orang tua calon siswa SMP saat melakukan pendaftaran anaknya di SMPN 43 Batam, Senin (8/6). Hari pertama SPMB dibuka untuk jalur afirmasi dan prestasi. F.Cecep Mulyana/Batam Pos
Orang tua calon siswa SMP saat melakukan pendaftaran anaknya di SMPN 43 Batam, Senin (8/6). Hari pertama SPMB dibuka untuk jalur afirmasi dan prestasi. F.Cecep Mulyana/Batam Pos

Advertisement

batampos – Penanganan dugaan kebocoran 1.495 data peserta Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Batam masih terus berlangsung. Hingga kini, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) masih melakukan investigasi digital untuk memastikan apakah data tersebut benar-benar berhasil diakses atau dikuasai oleh pelaku, sekaligus mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Di tengah proses investigasi, Pemerintah Kota Batam mulai memperkuat sistem keamanan aplikasi SPMB dengan memasang Endpoint Detection and Response (EDR), sebuah teknologi yang mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan dan potensi serangan siber secara dini.

BSSN Pasang Sistem Deteksi Serangan Siber

Advertisement

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudy Pandjaitan, mengatakan pemasangan EDR merupakan hasil asistensi bersama BSSN, Kementerian Komunikasi dan Digital, Dinas Pendidikan, serta Diskominfo Kota Batam.

"Hasil asistensi dengan Badan Siber dan Sandi Negara RI bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, Dinas Pendidikan, dan Diskominfo Kota Batam, saat ini sudah dipasang alat pendeteksi insiden siber pada aplikasi SPMB Kota Batam," kata Rudy, Kamis (2/7/2026).

Menurut Rudy, perangkat tersebut akan memperkuat pertahanan sistem dengan mendeteksi lebih awal keberadaan malware maupun aktivitas yang mengindikasikan adanya upaya penyusupan ke dalam aplikasi.

"Alat yang dipasang namanya EDR. Jadi apabila ada malware atau serangan, dapat terdeteksi sejak awal untuk dilakukan antisipasi," ujarnya.

BSSN Masih Telusuri Jejak Pelaku

Selain memperkuat sistem keamanan, BSSN juga masih melakukan proses digital forensik untuk menelusuri asal serangan.

Rudy menjelaskan, tim forensik saat ini sedang melacak alamat protokol internet (IP address) yang diduga digunakan pelaku serta melakukan audit terhadap sistem teknologi informasi (TI).

Audit tersebut bertujuan memastikan apakah data peserta SPMB benar-benar berhasil diambil oleh pelaku atau hanya sebatas klaim yang beredar di forum digital.

Advertisement

Artikel Terkait

Perkuat Keamanan Siber, BSSN Pasang Sistem EDR di Aplikasi SPMB Batam

Perkuat Keamanan Siber, BSSN Pasang Sistem EDR di Aplikasi SPMB Batam

Pemerintah Kota Batam memperkuat sistem keamanan digital setelah muncul dugaan kebocoran data peserta Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB)….

SPMB Batam Membludak, Pendaftar SMA-SMK Negeri Tembus 31 Ribu Orang

SPMB Batam Membludak, Pendaftar SMA-SMK Negeri Tembus 31 Ribu Orang

Pendaftar SMA dan SMK negeri di Batam membludak hingga lebih dari 31 ribu orang. Daya tampung terbatas, seleksi diumumkan 29 Juni.

 Jalur Domisili dan Prestasi TKA Jadi Favorit Pendaftar SPMB di SMAN 1 Batam

Jalur Domisili dan Prestasi TKA Jadi Favorit Pendaftar SPMB di SMAN 1 Batam

Jalur domisili dan prestasi TKA menjadi pilihan terbanyak pendaftar SPMB 2026 di SMAN 1 Batam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer