Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Batam, KKP Mulai Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih

M
Penulis: Muhammad Syahban❯
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf menyampaikan sambutan saat peluncuran Program SiTaskin Pesisir dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Selasa (7/7). Foto: M. Sya
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf menyampaikan sambutan saat peluncuran Program SiTaskin Pesisir dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Selasa (7/7). Foto: M. Sya'ban / Batam Pos

Advertisement

batampos – Pemerintah menjadikan Batam sebagai titik awal pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), salah satu proyek strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis sektor kelautan dan perikanan.

Program tersebut diluncurkan bersamaan dengan Program SiTaskin Pesisir di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Selasa (7/7), dan dihadiri Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Didit Herdiawan Ashaf.

Didit mengatakan, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi masyarakat pesisir, mulai dari produksi, pengolahan, pemasaran hingga akses pasar.

Advertisement

"Program ini bukan sekadar membangun kampung nelayan. Yang dibangun adalah ekosistem ekonomi agar masyarakat pesisir memiliki pendapatan yang lebih baik," ujar Didit.

Ia menjelaskan, pemerintah telah memiliki contoh keberhasilan program tersebut melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Sambinyeri yang dimulai pada 2023.

Hasil evaluasi menunjukkan pendapatan nelayan di kawasan tersebut meningkat hingga 113 persen, dengan kenaikan nilai ekonomi sekitar 47 persen dibandingkan sebelum program dijalankan.

Advertisement

Menurut Didit, peningkatan tersebut tidak hanya dipengaruhi bertambahnya hasil tangkapan, tetapi juga terbukanya akses pasar yang lebih luas.

"Sebelumnya hasil tangkapan nelayan hanya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Kini produknya sudah dipasarkan ke Surabaya, Bali, Bitung, bahkan mulai menembus pasar ekspor," katanya.

Keberhasilan itu menjadi dasar pemerintah memperluas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ke berbagai daerah di Indonesia.

Pada 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan sekitar 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah yang memiliki potensi perikanan tangkap maupun budidaya.

Advertisement

Artikel Terkait

Kepri Usulkan 18 Kampung Nelayan Merah Putih Baru ke KKP

Kepri Usulkan 18 Kampung Nelayan Merah Putih Baru ke KKP

Pemprov Kepri mengusulkan 18 Kampung Nelayan Merah Putih baru ke KKP untuk mempercepat pembangunan sektor kelautan.

 82 Titik Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri Masuk Tahap Survei Topografi

82 Titik Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri Masuk Tahap Survei Topografi

Sebanyak 82 dari 120 titik KNMP di Kepri memasuki survei topografi KKP sebagai tahap awal pembangunan kawasan nelayan.

Bintan Tambah 10 Usulan Kampung Nelayan Merah Putih, Total Jadi 22 Lokasi

Bintan Tambah 10 Usulan Kampung Nelayan Merah Putih, Total Jadi 22 Lokasi

Dinas Perikanan Bintan mengusulkan tambahan 10 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih. Total usulan kini mencapai 22 lokasi di wilayah pesisir dan pulau.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer