Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembuatan Sumur Bor Dapat Penolakan dari Warga Legenda Malaka

A
Penulis: Abdul Azis Maulana❯
Petugas dari dinas tata ruang sedang meninjau lokasi adanya penggalian sumur bor di perumahan Legenda Malaka, Batamcenter, Rabu (8/7). F Abdul Azis Maulana/Batam Pos
Petugas dari dinas tata ruang sedang meninjau lokasi adanya penggalian sumur bor di perumahan Legenda Malaka, Batamcenter, Rabu (8/7). F Abdul Azis Maulana/Batam Pos

Advertisement

Batampos – Warga Perumahan Legenda Malaka, Kecamatan Batam Kota, menolak pembangunan sumur bor di lokasi pembangunan rumah kos tiga lantai. Mereka menilai kegiatan itu melanggar aturan dan berpotensi menjadi preseden buruk bagi kawasan permukiman.

Penolakan ini disampaikan setelah aktivitas pengeboran dilakukan di lokasi yang sedang dibangun. Warga meminta pekerjaan dihentikan secara permanen serta lubang sumur yang sudah dibuat segera ditutup atau dicor.

“Bangunan itu sedang dibangun untuk rumah kos tiga lantai. Di lokasi itu kemudian dibuat sumur bor. Padahal di perumahan tidak diizinkan membuat sumur bor,” ujar salah satu warga dari Blok G, Bambang, Rabu (8/7/2026).

Bambang menyebutkan, Ketua RT setempat telah lebih dahulu memberikan teguran kepada pemilik bangunan agar menghentikan aktivitas pengeboran. Namun, teguran tersebut tidak diindahkan.

“Warga dan para tokoh yang tinggal di sini juga sudah meminta agar pekerjaan itu dihentikan. Karena tidak ada respons, akhirnya RT berkoordinasi dengan pihak kelurahan,” katanya.

Advertisement

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti Kelurahan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR). Petugas mendatangi lokasi dan meminta aktivitas pengeboran dihentikan.

Saat ini pengeboran telah berhenti, namun seluruh peralatan masih berada di lokasi.

“Harapan warga sederhana, pengeboran dihentikan dan bekas lubangnya ditutup atau dicor. Jangan sampai nanti menjadi contoh bagi warga lain,” ujar Bambang.

Ia menegaskan, warga tidak hanya mempermasalahkan dugaan pelanggaran aturan, tetapi juga khawatir terhadap dampak lingkungan apabila sumur bor semakin banyak dibangun di kawasan permukiman.

Menurut Bambang, jika satu sumur bor dibiarkan, bukan tidak mungkin warga lain akan mengikuti langkah serupa sehingga mengancam keberlanjutan air tanah di Pulau Batam.

Advertisement

Artikel Terkait

Hadapi Kekeringan, Masjid At Taubah Toapaya Kini Punya Sumur Bor

Hadapi Kekeringan, Masjid At Taubah Toapaya Kini Punya Sumur Bor

Masjid At Taubah di Toapaya Selatan, Bintan, mendapat bantuan sumur bor PT Sucofindo untuk membantu warga menghadapi kekeringan.

Satpol PP Diminta Tegakkan Perda, Pemko Batam Hentikan Sementara Pengeboran Sumur Legenda Malaka

Satpol PP Diminta Tegakkan Perda, Pemko Batam Hentikan Sementara Pengeboran Sumur Legenda Malaka

Pemko Batam melalui Kecamatan Batam Kota menghentikan sementara aktivitas pengeboran sumur bor di Perumahan Legenda Malaka. Hal ini menyusul laporan…

    Angin Kencang Terjang Legenda Malaka, Puluhan Tenda Bazar LAM Rusak

Angin Kencang Terjang Legenda Malaka, Puluhan Tenda Bazar LAM Rusak

Sedikitnya 30 tenda bazar UMKM yang disiapkan untuk acara LAM Kota Batam rusak diterjang angin kencang di Lapangan Sepak Bola Legenda Malaka

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer