Drainase Tersumbat Dua Bulan, Jalan Piayu Laut Tergenang dan Rawan Kecelakaan

batampos - Warga di kawasan Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk, mengeluhkan kondisi drainase di sepanjang Jalan S Parman yang tersumbat hingga menyebabkan air meluap ke badan jalan. Genangan yang telah berlangsung lebih dari dua bulan itu tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.
Air dari saluran drainase terus mengalir meski cuaca sedang panas. Genangan tersebut membuat permukaan aspal menjadi licin dan mulai ditumbuhi lumut. Kondisi itu dinilai meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut.
Salah seorang warga, Bagus, mengatakan persoalan genangan air sudah lama dirasakan masyarakat yang setiap hari melintas dari arah Perumahan Pancur menuju Piayu Laut. Selain mengganggu kenyamanan, aroma tidak sedap dari saluran drainase juga semakin menyengat.
“Sudah lebih dari dua bulan kami yang tinggal dan melintas dari arah Perumahan Pancur menuju Piayu Laut menikmati genangan air ini. Baunya sangat menyengat dan mengganggu, apalagi meskipun cuaca panas, air tetap mengalir dari parit,” ujar Bagus, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, kondisi jalan yang selalu basah membuat permukaan aspal mulai berlumut. Hal tersebut berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat melintas dengan kecepatan tinggi.



