Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polsek Batu Aji Libatkan Kelompok Tani Cegah Karhutla

R
Penulis: Rengga Yuliandra❯
Personel Polsek Batuaji menyambangi Kelompok Tani Hutan Bukit Mata Kucing Lestari, Rabu (26/8). F.Rengga/Batam Pos
Personel Polsek Batuaji menyambangi Kelompok Tani Hutan Bukit Mata Kucing Lestari, Rabu (26/8). F.Rengga/Batam Pos

Advertisement

 batampos - Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Batam tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan juga memiliki peran penting dalam mendeteksi dan mencegah munculnya api sejak dini.

Hal itu disampaikan jajaran Polsek Batu Aji saat menyambangi Kelompok Tani Hutan Bukit Mata Kucing Lestari di kawasan Mata Kucing, RT 05/RW 16, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Rabu (26/8).

Kegiatan tersebut dimanfaatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kibing untuk memberikan edukasi sekaligus mengingatkan masyarakat agar mewaspadai aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Advertisement

Plh. Kapolsek Batu Aji Iptu Andy Pakpahan mengatakan, masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar kawasan hutan memiliki posisi strategis dalam pencegahan Karhutla. Mereka bisa menjadi pihak pertama yang mengetahui munculnya asap maupun titik api.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kami mengimbau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api,” ujarnya.

Advertisement

Menurut Andy, cuaca panas yang disertai angin dapat membuat api lebih cepat menyebar. Karena itu, aktivitas yang menggunakan api di sekitar hutan maupun lahan terbuka harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Membakar sampah, membersihkan lahan dengan cara dibakar hingga membuang puntung rokok yang masih menyala dapat menjadi pemicu kebakaran. Kondisi tersebut semakin berisiko ketika vegetasi di sekitar kawasan dalam keadaan kering.

Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan asap, bara api atau indikasi kebakaran. Penanganan sejak awal dinilai lebih mudah dibandingkan ketika api sudah meluas.

Selain menghindari penggunaan api sembarangan, warga dapat melakukan langkah sederhana seperti membersihkan material mudah terbakar di sekitar lingkungan dan memastikan bara api benar-benar padam setelah digunakan.

Polsek Batu Aji berharap komunikasi dengan kelompok tani hutan dan masyarakat terus terjalin. Dengan begitu, informasi mengenai potensi Karhutla maupun gangguan lingkungan dapat segera disampaikan dan ditindaklanjuti.

Advertisement

Artikel Terkait

Karhutla 35 Hektare di Trans Barelang Batam Berhasil Dipadamkan

Karhutla 35 Hektare di Trans Barelang Batam Berhasil Dipadamkan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Jalan Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, berhasil dipadamkan tim gabungan.

Jarak Pandang di Batam Turun Jadi 6 Kilometer, Diduga Dipengaruhi Asap Karhutla

Jarak Pandang di Batam Turun Jadi 6 Kilometer, Diduga Dipengaruhi Asap Karhutla

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, melaporkan penurunan jarak pandang di sejumlah wilayah Batam.

Cegah Kenakalan Remaja Saat Libur Sekolah, Polsek Batuaji Tingkatkan Patroli Malam

Cegah Kenakalan Remaja Saat Libur Sekolah, Polsek Batuaji Tingkatkan Patroli Malam

Polsek Batuaji meningkatkan patroli malam di sejumlah titik rawan sebagai langkah antisipasi kenakalan remaja menjelang masa libur sekolah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer