
batampos - Nongsa Digital Park (NDP) Batam, Kepulauan Riau, resmi meluncurkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) sebagai pusat kolaborasi untuk memperkuat pengembangan talenta digital lokal. Kehadiran GSIH diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan inovasi di bidang teknologi, gim, animasi, hingga kewirausahaan digital.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mengatakan NDP telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi digital di Batam sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia (SDM) membutuhkan proses jangka panjang sehingga diperlukan inisiatif yang berkelanjutan seperti yang dilakukan Nongsa Digital Park.
"Pembangunan SDM tidak cepat dan diperlukan gerakan serta inisiasi seperti NDP ini. Semoga ke depan dapat semakin memajukan ekonomi digital dan memperkuat ekosistem digital di Kota Batam," ujar Firmansyah di Batam, Rabu (26/8/2026).
Ia menilai kehadiran Garuda Spark Innovation Hub akan menjadi ruang bagi generasi muda, khususnya Generasi Z di Batam, untuk meningkatkan kompetensi sekaligus terhubung dengan ekosistem industri digital yang telah berkembang di NDP.
Batam Punya Potensi Besar di Industri Digital
Direktur Corporate Affairs Nongsa Digital Park, Peters Vincen, mengatakan Batam memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Menurutnya, NDP selama ini telah menghadirkan berbagai program pengembangan talenta, seperti Infinite Learning, Apple Developer Academy, hingga ekosistem pengembang gim (game developer).
"Kami terus berupaya membangun talenta digital di NDP. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan akademisi dan pemerintah untuk mengembangkan potensi talenta lokal," kata Peters.
Ia mengungkapkan sekitar 49 persen tenaga kerja di Kinema Studios yang beroperasi di NDP merupakan tenaga kerja lokal asal Batam.
Ke depan, NDP ingin semakin banyak talenta muda Batam mampu berkiprah di industri digital, baik di tingkat nasional maupun internasional.



